DPP Desak DPC PDI Perjuangan Laporkan Polisi Pembuat Rekom Palsu

Foto: Djarot Saiful Hidayat

Surabaya,(DOC) – Usai diumumkan oleh Ketua Bidang Politik DPP PDIP, rekom untuk Cawali-Cawawali Surabaya, Eri Cahyadi – Armudji, diserahkan langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat, sekaligus mendeklarasikan pasangan calon tersebut di Taman Harmoni Keputih Surabaya.

Dalam kesempatan itu, Djarot menyatakan, bahwa dirinya diberi mandat oleh Ketua Umum Megawati untuk mendeklarasikan pasangan calon kepala daerah kota Surabaya yang telah diputuskan dan diusung oleh PDI Perjuangan.

Bacaan Lainnya

Sehingga dipilihlah taman Harmoni, bekas tempat pembuangan akhir (TPA) sebagai lokasi deklarasi sekaligus penyerahan rekomendasi.

Ia menyampaikan amanah Ketum Megawati agar seluruh kader PDIP di Surabaya harus memenangkan Pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota yang sudah di rekomendasi DPP PDI Perjuangan, untuk maju di Pilwali 2020.

“Ibu Mega sangat hati-hati memilih pasangan calon ini, agar Surabaya lebih baik lagi, lebih baik lagi,” katanya.

Disinggung juga soal beredarnya rekom DPP PDI Perjuangan palsu ke Puti Guntur Sukarno dan Lilik Arijanto sebagai Paslon, Djarot menyatakan, DPP memerintahkan DPC PDIP untuk segera menempuh jalur hukum.

Mengingat beredarnya surat keputusan persetujuan itu Puti Guntur Sukarno beserta kader lainnya terpaksa membuang waktu untuk mengklarifikasi pertanyaan berbagai pihak.

“Sengaja mbak Puti hadir. Kemarin kita bukan kaget tapi biasa aja. Beredar rekom palsu. Rekom palsu kemudian disampaikan dari grub WhatsApp (WA) ke grup WA melalui Sosial. Apalagi menyangkut namanya mbak Puti. Bukan hanya mbak Puti atau bu Mega masalah pemalsuan. Ada delik pidananya. Saya minta ke mas Adi Sutarwijono melaporkanlan ke polisi tuntut dia. Tuntut dia,” tegas Djarot.

Ia berharap kasus itu cepat terungkap, DPC PDI Perjuangan Surabaya, harus segera mengambil langkah cepat.

“Ini memproduksi, membikin rekom palsu sekaligus menyebarkan melalui sosmed. WAnya masuk ke mbak Puti juga ke saya. Segera besok atau lusa setelah pendaftaran kita laporkan. Kita akan usut cak ji (Armudji) ini untuk pembelajaran,” tandasnya lagi.

Baca Juga:  Rekom PDIP Untuk Cawali Surabaya Diundur?, Ini Penjelasan Pengurus Jawa Timur

Menurut Djarot Rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPP PDIP memiliki ciri khusus dan hal itu tak akan bisa di palsukan.

“Supaya masyarakat tahu rekom dari PDIP Itu khusus ada hologramnya,” pungkasnya.(robby)

Pos terkait