Imbas Tutupnya Obyek Wisata Grojogan Sewu, Relawan Beri Makan Ratusan Kera

Solo,(DOC) – Aktivitas obyek wisata Grojogan Sewu ditutup sejak pemberlakuan PPKM Darurat hingga sekarang. Hal ini berimbas pada nasib kera-kera liar penghuni obyek wisata tersebut, yang kesulitan mendapatkan makanan.

Untuk mencegah agar ratusan kera-kera liar tak masuk ke pemukiman warga, sejumlah relawan setiap hari mencari sumbangan buah-buahan dan ubi-ubian dari para pedagang sayur dan buah di pasar Tawangmangu, Karanganyar Jawa Tengah, untuk memberi makan kera setiap hari.

Bacaan Lainnya

“Sekitar dua ratusan kera ekor panjang dan liar dari Grojogan Sewu. Kera-kera ini biasa diberi makan oleh pengunjung. Sekarang karena imbas corona gelombang kedua dan sejak adanya PPKM darurat, kawasan wisata air terjun ini ditutup. Kera-kera liar jadi sulit cari makan,” ungkap seorang relawan, Lilik Joko Suratmo.

Ia mengatakan, hewan primata ini, jika kelaparan, maka dipastikan akan masuk ke pemukiman warga yang jaraknya tak jauh dari lokasi wisata air terjun Grojogan Sewu.

“Untuk mengantisipasinya, para relawan sejak sepekan terakhir secara bergantian dan rutin memberi makan kera-kera liar ekor panjang ini,” tambahnya.

Aksi para relawan tersebut akan berlanjut sampai obyek wisata air terjun Grojogan Sewu kembali beroperasi normal. (JJ/r7)

Baca Juga:  Ribuan Relawan Berkumpul di Blora, Pastikan 2024 Tegak Lurus Kawal Jokowi

Pos terkait