
Jakarta (DOC) – Presiden Prabowo Subianto memutuskan tidak melakukan kunjungan kenegaraan ke Rusia untuk agenda KTT Rusia – ASEAN. Presiden Prabowo disebut ingin fokus menyelesaikan urusan dalam negeri.
“Yang pertama tentu beliau memiliki pertimbangan tersendiri, karena memang masih banyak hal yang beliau ingin fokus untuk diselesaikan di dalam negeri,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, dikutip Jumat (19/6/2026).
Di samping itu, kata Prasetyo, Presiden Prabowo merasa telah banyak berdiskusi dengan para pimpinan tinggi di negara-negara ASEAN pada saat agenda di Filipina. Termasuk, dengan pemimpin Rusia Vladimir Putin yang merupakan negara sahabat bagi Indonesia.
“Yang kedua juga dengan para pimpinan tinggi di negara-negara ASEAN beberapa waktu yang lalu juga beliau hadir di Filipina, banyak juga yang sudah didiskusikan. Termasuk hubungan bilateral dengan negara sahabat terutama Rusia,” kata Prasetyo.
Sebelumnya, perihal kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri mendapatkan sorotan dari mahasiswa hingga masyarakat.
Sebab, sejak Prabowo dilantik pada Oktober 2024 hingga Mei 2026 setidaknya tercatat ada 54 kali perjalanan dinas ke luar negeri. Jumlah tersebut kemudian mendapatkan sorotan dari publik hingga dibandingkan dengan pemimpin Indonesia sebelum Prabowo, seperti halnya Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo.
Namun, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa kelebihan biaya setiap kali kunjungan ke luar negeri selalu ditanggung secara pribadi oleh Presiden Prabowo. (rd)