D-ONENEWS.COM

Anggota DPRD Tak Penuhi Pemeriksaan Kasus Jasmas 2016, Alasan Sedang Kunker

Surabaya,(DOC) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya, Jumat(19/7/2019) kembali melanjutkan pemeriksaan sejumlah anggota DPRD Kota Surabaya yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana Hibah Pemkot Surabaya program Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) 2016.

Kali ini panggilan pemeriksaan di tujukan kepada anggota dewan perempuan berinisial BR.

Dalam agenda pemeriksaan tersebut anggota komisi B tersebut tidak memenuhi panggilan Jaksa Penyidik Kejari Tanjung Perak Surabaya, dengan alasan tengah melakukan perjalanan kunjungan kerja(Kunker).

Jadwal panggilan BR yakni pada pukul 09.00 Wib harus tiba di Gedung Kejari Tanjung Perak Surabaya.

“Tetapi yang bersangkutan tidak datang,” ujar Kasi Pidsus, Kejari Tanjung Perak Dimas Atmadi.

Alasan Kunker ini berbanding terbalik dengan beberapa anggota Komisi B lainnya yang sudah bekerja dan bahkan telah menggelar rapat dengar pendapat (hearing).

Menurut Dimas Atmadi, BR telah memberitahukan ketidakhadirannya melalui facsimile, yang menyatakan dirinya sedang Kunker di Surakarta, Jawa Tengah, sejak 16 – 19 Juli 2019.

“Dia melakukan konfirmasi via fax (faksimile),” kata Dimas.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anugrah Ariyadi mengatakan pihaknya sudah kembali dari Kunker dan menggelar hearing atas nama Panitia Khusus (Pansus) Raperda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Ia(BR,red) memang tidak hadir dalam hearing. Harusnya sebagai anggota Komisi B beliau hadir saat rapat,” katanya.

Anugrah tak paham alasan BR tak hadir rapat, karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan dari yang bersangkutan.

Mengenai jadwal Kunker ke Surakarta, Anugrah menegaskan, bahwa jadwalnya memang sampai tanggal 19 Juli 2019.

“Saya dan anggota lainnya sudah kembali, karena ada tugas Pansus yang harus dikerjakan,” tandasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Kejari Tanjung Perak Surabaya, telah menahan dua anggota DPRD Surabaya berinsial S dan D.

Awalnya kedua anggota DPRD tersebut dipanggil oleh penyidik untuk menjalani pemeriksaan lanjutan kasus Jasmas 2016. Namun usai diperiksa, kedua legislator itu ditetapkan tersangka dan digelandang ke Rutan Klas I Cabang Surabaya di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani Surabaya.(hadi/r7)

 

 

Loading...