D-ONENEWS.COM

Kasus Amblesnya Raya Gubeng Dinyatakan Sempurna, Terdapat 6 Tersangka

Surabaya,(DOC) – Berkas perkara kasus amblesnya jalan Raya Gubeng yang sebelumnya sempat dikembalikan (P-19) ke penyidik Polda Jatim, kini akan dipersidangkan setelah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menyatakan berkas sempurna (P-21).

“Per hari ini berkasnya kami nyatakan P-21,” ujar Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jatim, Asep Maryono, Jumat(19/7/2019).

Amblesnya jalan Raya Gubeng yang terjadi pada 18 Desember 2018 lalu, telah disidik oleh Polda Jatim selama 6 bulan. Berkas yang sempat bolak – balik ke penyidik dan jaksa peneliti Kejati Jatim menetapkan 6 tersangka.

Menurut Asep, proses ini memang memakan waktu lama, karena penyidik harus menyusun kontruksi hukum dan administrasi berkas.

“Akhirnya, berkas perkara dibagi menjadi dua. Untuk pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II), hal yang bisa kami lakukan yaitu menunggu penyidik kepolisian,” tambahnya.

Ke enam tersangka tersebut, lanjut Asep, yakni BS (Direktur PT Nusa Kontruksi Enjineering atau NKE), RW (Project Manager PT NKE), AP (Site Manager PT NKE), dan RH (Project Manager PT Saputra Karya). Selain itu ada LAH (Structure Engineering Supervisor PT Saputra Karya), dan AK (Structure Supervisor PT Saputra Karya).

“Saat penyidikan, tersangka tidak ditahan,” ujarnya.

Sedangkan, keenam tersangka disangka Pasal 192 ayat 2 KUHP dan Pasal 63 ayat 1 Undang-undang Nomor 38 tahun 2004 tentang jalan jo Pasal 55 ayat 1 KUHP. Mereka dianggap lalai saat pengerjaan proyek basement RS Siloam sehingga menyebabkan jalan ambles.

Sebelumnya, sempat mencuat ada nama Fuad Benardi, putra Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Sebab Fuad sempat diperiksa penyidik Polda Jatim pada Maret 2019.(hadi/r7)

Loading...