Banjir kembali Terjang Jember, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Jember, (DOC) – Banjir bandang kembali menerjang di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Kamis (20/1/2022).

Banjir tersebut akibat hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Jember pada Kamis kemarin sore, akibatnya sungai petung mengalami kenaikan debit air.

Bacaan Lainnya

“Sungai Petung mengalami kenaikan debit air, berwarna keruh coklat dan berlumpur yang masuk ke permukiman warga setinggi 70 sampai 90 cm,” ujar Sekretaris BPBD Jember Heru Widagdo saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/2022).

Ia mengatakan, ada beberapa desa yang terdampak banjir berada di Kecamatan Rambipuji, Panti dan Bangsalsari.

“Untuk di Kecamatan Panti ada 9 rumah terendam air, dan 3 rumah warga rusak sedang sehingga total ada 12 rumah terendam banjir,” ujar Heru.

Lanjut dia, di Kecamatan Bangsalsari total ada 29 rumah terendam air dari 3 rumah rusak sedang, dan 26 rumah terendam air.

“Di Kecamatan Rambipuji ada 136 rumah terendam banjir diantaranya, 5 rumah Rusak Ringan, 131 rumah terendam air,” terangnya.

Sementara warga yang mengungsi ada 10 warga Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji mengungsi ke Masjid Baiturohman desa setempat.

“Ada 10 warga Desa Pecoro di Rambipuji terpaksa mengungsi ke masjid setempat,” katanya.

Lebih lanjut Heru mengatakan, total rumah warga terdampak banjir di tiga kecamatan ada 238 rumah terendam banjir.

“Dari 238 rumah terendam air, 5 rumah Rusak Ringan, 6 rumah Rusak Sedang, 227 terendam air. Untuk fasum (fasilitas umum,red) 1 warung dan 1 mushola terendam banjir,” ungkapnya.

Tercatat sebanyak 238 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 814 jiwa terdampak banjir bandang, 40 Lansia, 34 Balita, dan 1 ibu hamil.

Heru Widagdo melanjutkan, petugas BPBD Kabupaten Jember telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan korban, terutama untuk evakuasi dan bantuan logistik korban terdampak. (Imam)

Baca Juga:  Bupati Jember Berikan Santunan Korban Terseret Ombak Dipantai Payangan

Pos terkait