D-ONENEWS.COM

Beredar Hoax Soal Data Covid di Pasar Surabaya, AH Thony: Pemkot Harus Laporkan Polisi

Surabaya,(DOC) – Wakil Ketua DPRD Kota, AH Thony mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengantisipasi beredarnya informasi hoax soal jumlah pasien positif Covid-19 di pasar-pasar tradisional yang sangat meresahkan masyarakat.

Menurut Politisi Gerindra ini, informasi hoax tersebut beredar melalui pesan Whatsapp(WA) seluler.

“Informasinya itu disebar lewat WA. Jadi dilist jumlah pasar-pasar tradisional dan sekitarnya yang terkena Covid-19. Ini sangat meresahkan masyarakat dan harus disikapi oleh Gugus Tugas Pemkot Surabaya atau PD Pasar Surya, bila perlu dilaporkan ke polisi,” kata AH Thony, Selasa(16/6/2020) sore.

Ia menjelaskan, dalam pesan itu terdapat 21 pasar tradisional di Surabaya dengan jumlah orang yang terkena Covid-19 mencapai puluhan hingga ratusan.
Isi pesan itu, lanjut Thony, ditulis update data pedagang pasar di Surabaya dan sekitarnya yang terkena Covid-19, per 9 Juni 2020. Namun data pasar yang ditulis, bukan hanya di Surabaya, melainkan beberapa pasar diluar Surabaya.

“Dipesan itu ditulis jumlah orang yang kena Covid, kalau ditotal sampai ribuan. Informasi ini nampak sangat aneh dan pasti hoax, karena pasar-pasar tradisional diluar Surabaya juga disebutkan, seperti Pasar Porong, Pasar Sedati, Pasar Mojokerto, Pasar Gresik, Pasar Brebek, Pasar Waru, Pasar Krian, Pasar Sukodono dan Pasar Sepanjang,” jelasnya.

Thony mengaku, banyak warga Surabaya yang mengeluh kepadanya untuk menanyakan kebenaran informasi tersebut. Untuk itu dirinya mengimbau kepada pihak-pihak terkait untuk menindaknya secara tegas, karena sangat meresahkan masyarakat ditengah Surabaya menerapkan Tatanan Normal Baru.

“Harus disikapi tegas, jangan sampai kerja bagus yang sudah tergarap dengan baik untuk Surabaya menuju tatanan normal baru tercoreng dengan informasi hoax seperti ini,” pungkasnya.(robby)

Loading...

baca juga