Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Panen Padi Organik di Desa Tukum

Lumajang,(DOC) – Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati menghadiri panen padi Organik di Dusun Munder, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jumat (2/10/2020).

Bupati dan Wakil Bupati Lumajang bersama Kelompok Tani “Tani Sejati” melakukan panen padi organik.

Bacaan Lainnya

Usai panen secara simbolis acara dilanjutkan dengan dialog bersama kelompok tani.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan, mengingat potensi pertanian di Lumajang sangat luar biasa. Dirinya mengaku senang dengan perkembangan pertanian budidaya komoditas padi organik di Desa Tukum.

“Semoga ini menjadi komitmen bagi kami dengan petani untuk memajukan pertanian organik di Kabupaten Lumajang, karena pertanian organik juga dapat menghasilkan pertanian yang baik dan dapat berpengaruh terhadap tanah yang ditanami padi organik,” ujarnya.

Untuk itu, petani di Lumajang tidak akan khawatir lagi soal harga pupuk yang kian melambung salah satu utamanya adalah pupuk kimia. Dengan menggunakan pupuk organik dari Kelompok Tani Sejati Sari Luhur, panen padi bisa lebih cepat dari pupuk kimia dan harganya lebih murah

“Pupuk organik ini diproduksi oleh kelompok petani sendiri. Pokoknya 50% lebih. Lebih cepat 15 hari ketimbang pupuk kimia. Hasilnya lebih bagus ketimbang pupuk kimia. Beratnya lebih ketimbang pupuk kimia,” tuturnya.

Dengan menggunakaan pupuk organik petani akan terbebas dari hama, kandungan dari pupuk sari Luhur juga mengandung pestisida yang mana aromanya tidak disukai oleh hama semacam tikus, wereng dan sebagainya.

“Oleh karena itu, hari ini kita lihat langsung pada hasil menggunakan pupuk organik. Ini merupakan solusi atas banyaknya hama terhadap tanaman padi. Ini merupakan bukti bagaimana caranya pupuk organik ini bisa digunakan dan solusi kelangkaan pupuk,” papar Thoriqul Haq.

Bupati menambahkan, Selanjutnya, Bupati berpesan kepada Dinas Pertanian dapat memberikan perhatian terhadap pengembangan padi organik.

Baca Juga:  Forkompinda Musyawarah Dengan Tokoh Masyarakat, Pasca Aksi Ratusan Warga Ranupani

Ia juga berkeinginan agar konsep pertanian Kelompok Tani “Tani Sejati” dapat ditularkan kepada petani-petani lainnya, agar produksi padi tidak terkontaminasi dengan pupuk yang terbuat dari bahan kimia.

“Saya senang terhadap hasil pertanian yang ada di Desa Tukum, karena padi normal yang ditanam dengan cara normal dan menggunakan pupuk organik, sehingga panen padi lebih cepat dan hasil padinya juga baik. Semoga pupuk organik hasil produksi para petani ini dapat menyelesaikan problem para petani terkait kelangkaan pupuk,” tambahnya.

Sementara itu, Bunda indah berpesan agar pupuk organik yang diproduksi oleh para petani bisa diintervensi oleh pemerintah. Dirinya meminta Dinas Pertanian melakukan uji lab pupuk organik tersebut, sehingga nantinya petani akan mengetahui kandungan di dalam pupuk organik yang diproduksi sendiri.

“Ayo para petani bersama-sama dengan pemerintah meningkatkan produk hasil pertanian di Kabupaten Lumajang dengan menggunakan pupuk organik,” imbuhnya.(Imam)

Pos terkait