Curi Sepeda Motor, Pelaku Ngaku Diancam Akan Ditinggal Istri jika Tak Punya Kendaraan

Lumajang, (DOC) -Seorang pria nekat mencuri sepeda motor di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Bacaan Lainnya

Dihadapan Polisi, Yoyok mengaku akan ditinggalkan istrinya jika tidak memiliki sepeda motor yang tepat.

Dalam rekaman CCTV durasi 9 detik terlihat, pemilik motor sempat berlari mengejar pelaku. Namun, pelaku pergi sambil membawa gitar yang digunakannya untuk mengamen.

Aksi dua pelaku melakukan pencurian terekam CCTV di Jalan Desa Selok Awar-Awar tepatnya di Tugu Pancasila pada 4 November 2024

Dua pelaku berhasil ditangkap diantaranya, Yoyok Adi Prasetyo (35) warga Kunir Lor, dan Yusuf (34) warga Desa Karanglo, Kecamatan Kunir.

Kasat Reskrim AKP Ahmad Rochim mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari korban, pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan hingga penyidikan dan pada hari Kamis 16 November 2023 berhasil menangkap dua orang tersangka.

“Tersangka Yoyok kami amankan saat berada di terminal Bus Minak Koncar, Desa Wonorejo, dan Yusuf saat tengah berada dirumahnya di Desa Karanglo,” Terangnya.

Rochim mengungkapkan, modus yang dilakukan pelaku ini awalnya melihat sepeda motor milik korban di pakir di depan rumah dengn kunci kontak menempel.

“Jadi pelaku ini pura-pura mengamen sambil bawa gitar, kebetulan ada motor yang diparkir dan kuncinya masih nempel di sepeda langsung dibawa kabur,” Ujarnya.

Saat ditanya tentang pengakuan pelaku yang diancam akan ditinggalkan oleh sang istri, Kasatreskrim mengaku akan menyelidikinya. “Masih kita dalami dulu,” kata dia.

Sementara itu, salah satu pelaku Yoyok mengaku nekat mencuri motor karena kemauan istrinya sendiri. Menurutnya, istri berselingkuh dengan pria lain lantaran tidak memiliki kendaraan sendiri.

Bahkan istri mengancam Yoyok akan meninggalkan dirinya untuk selamanya apabila dalam waktu tiga hari Yoyok tidak memiliki sepeda motor.

“Alasan saya mencuri sepeda motor kemauan istrinya. Karena ada masalah di keluarga, istri saya selingkuh karena saya tidak punya sepeda motor, terus dia bilang ke saya dikasih waktu tiga hari apabila saya bisa punya motor yang bagus dia akan kembali ke saya lagi,” kata Yoyok di Mapolres Lumajang, Kamis (30/11/2023).

Baca Juga:  Petugas Kebersihan dan Korban Erupsi Gunung Semeru Terima Bantuan Sepatu dari Pemkot Surabaya

Dalam aksinya di Desa Selok Awar-Awar, Yoyok mengajak temannya Yusuf untuk berpura-pura menjadi pengamen dengan mengendarai sepeda motor smash warna hitam.

Sebelum melakukan aksinya, pelaku sempat menitipkan sepeda motor salah satu rumah warga.

Setelah itu pelaku berjalan menyusuri jalan desa sambil mengamen. Yoyok dan Yusuf kemudian melihat sepeda motor Mio milik warga sedang terparkir di depan rumah dengan kunci sepeda masih menempel. Yoyok kemudian membawa kabur sepeda motor tersebut.

“Awalnya ngamen, terus saya melihat kunci kontak menempel di sepeda motor langsung saya bawa kabur,” Tuturnya. (Imam)

Pos terkait