Pasutri Diduga Curi Motor di Tembok Lor Surabaya Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Pasutri Diduga Curi Motor di Tembok Lor Surabaya Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Pasutri yang diduga curi motor di Tembok Lor. (Foto:Ist)

Surabaya, (DOC) –  Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diduga dilakukan oleh sepasang suami istri (pasutri) di sebuah rumah kos di kawasan Tembok Lor, Kecamatan Bubutan, Surabaya, viral di media sosial.

Berbekal rekaman CCTV dan laporan warga, pihak kepolisian kini telah mengantongi identitas kedua pelaku dan tengah memburu keberadaan mereka.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Bubutan Kompol Sandi Putrawan membenarkan adanya peristiwa pencurian yang terekam kamera pengawas tersebut.

“Kejadian itu benar di wilayah hukum kami dan diduga mereka adalah pasangan suami istri, seperti yang kita lihat viral di media sosial,” ujar Kompol Sandi saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2026).

Dari hasil penyelidikan sementara, aksi pencurian ini terjadi pada waktu subuh atau menjelang pagi hari saat situasi sekitar terpantau sepi. Pelaku dengan leluasa masuk ke area kos lantaran kondisi pintu pagar tidak digembok oleh pemiliknya.

Dalam insiden tersebut, sasaran pelaku adalah satu unit sepeda motor Honda Beat milik salah seorang penghuni kos yang diparkir di halaman depan.

Polisi juga menemukan sejumlah fakta menarik dalam penyelidikan, di antaranya kendaraan yang digunakan oleh pasutri tersebut saat beraksi diduga menggunakan pelat nomor palsu.

“Untuk motor yang dipakai pelaku sudah kami deteksi. Pelat nomor yang terpasang berbeda dari aslinya, di mana pelat asli yang terdeteksi sebenarnya adalah milik kendaraan Honda Beat lain,” jelas Sandi.

Melihat cara pelaku bergerak yang dinilai sangat lihai dan menguasai medan, polisi menduga pasutri tersebut tidak hanya sekali ini saja melakukan kejahatan serupa.

“Kemungkinan ada (TKP lain), karena yang bersangkutan sepertinya sudah sangat memahami wilayah tersebut. Mereka bergerak pada waktu subuh atau menjelang subuh,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil penelusuran digital, termasuk analisis dari komentar netizen di platform TikTok, pihak kepolisian juga telah mendeteksi perkiraan alamat tempat tinggal pelaku yang diduga merupakan warga dari seberang pulau.

Baca Juga:  Sanggar Tari Sawunggaling dan Jenggolo Gelar Uji Kompetensi

Hingga saat ini, Tim Opsnal Polsek Bubutan masih berada di lapangan untuk melakukan pengejaran intensif terhadap kedua pelaku. Pihak kepolisian pun melayangkan imbauan tegas agar pasutri tersebut segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kami mengimbau kepada mereka berdua untuk dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kalau tidak, apabila nanti kami melaksanakan upaya paksa, maka akan kami laksanakan tindakan tegas terukur terhadap mereka berdua,” pungkas Kompol Sandi.

Pos terkait