Surabaya,(DOC) – 50 Calon anggota legislatif (Caleg) terpilih hasil Pemilu 2024 telah di tetapkan KPU Surabaya, Kamis(2/5/2024).
Penetapan 50 Caleg terpilih periode 2024-2029, di lakukan mendadak, setelah ada intruksi dari Ketua KPU RI.
Bagi daerah yang tak menuai sengketa, di perbolehkan menggelar rapat pleno penetapan hasil pemilu legislatif (Pileg) 2024.
“Jadi hari ini kita menyelesaikan salah satu tugas KPU Surabaya yang di atur undang-undang nomor 7 tahun 2017, pasal 18. Yakni melakukan penetapan perolehan kursi anggota DPRD kota berdasarkan Caleg terpilih,” ucap Naafilah Astri Swarist, Komisioner KPU Surabaya Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Kamis(2/5/2024) malam.
Rapat pleno KPU Surabaya yang di selenggarakan di Hotel Grand Mercure, menetapkan 50 anggota DPRD terpilih, berasal dari sepuluh partai politik (Parpol) peserta Pileg 2024. Terdiri dari Parpol PDI Perjuangan, PKS, PSI, Nasdem, Golkar, Gerindra, Demokrat, PKB, PAN dan PPP.
Naafilah menegaskan, bahwa hari ini merupakan hari terakhir penetapan Calon Anggota Legislatif (Caleg) terpilih. Mengingat, KPU RI telah menetapkan daerah yang tidak ada sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) untuk DPRD kabupaten/kota serentak di seluruh Indonesia.
“Penetapan ini memang suratnya semalam baru turun. Tapi prosesnya kita memang menunggu dari MK suratnya. Jadi wilayah-wilayah mana saja di seluruh Indonesia yang tidak ada sengketa bagi legislatif DPRD kabupaten/kota, ya itu baru di keluarkan,” ungkapnya.
Selain itu, kata Naafilah, terdapat dua proses sengketa yang masih berjalan di tingkat DPR RI. Sebab, proses sengketa yang di proses masuk dalam Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur 1, yakni Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.
“Sengketa atas nama Sungkono dan PPP ini masih berproses. Sungkono atas nama pribadi jadi pengajuannya atas nama pribadi tanpa partai. Kalau PPP atas nama partai sejauh ini masih berproses di MK,” papar Naafilah.(r7)
50 Caleg DPRD Kota periode 2024-2029, berdasarkan Surat Keputusan KPU Kota Surabaya Nomor 66 Tahun 2024: Dapil Surabaya I (Krembangan, Bubutan, Genteng, Tegalsari, Simokerto dan Gubeng): 1. Budi Leksono (PDI Perjuangan) 13271 Suara 2. Ajeng Wira Wati (Gerindra) 11467 suara 3. Ais Shafiyah Asfar (PKB) 10860 suara 4. Michael Leksodimulyo (PSI) 5790 suara 5. Aldi Blaviandy (Golkar) 7824 suara 6. Tri Didik Adiono (PDI Perjuangan) 12021 suara 7. Zuhrotul Mar'ah (PAN) 9985 suara 8. Enny Minarsih (PKS) 5484 suara 9. Imam Syafi'i (Nasdem) 10233 suara 10. Azhar Kahfi (Gerindra) 7114 suara Dapil Surabaya II (Tambaksari, Semampir, Kenjeran dan Pabean Cantikan): 1. Baktiono (PDI Perjuangan) 16049 suara 2. Luthfiyah (Gerindra) 10142 suara 3. Mohammad Faridz Afif (PKB) 15576 suara 4. Ahmad Nurjayanto (Golkar) 11960 suara 5. Faris Abidin (PKS) 4906 suara 6. Abdul Malik (PDI Perjuangan) 10993 suara 7. Juliana Eva Wati (PAN) 7237 suara 8. Muhammad Safiuddin (Demokrat) 8535 suara 9. Yuga Pratisabda Widyawasta (PSI) 2005 suara 10. Buchori Imron (PPP) 13268 suara 11. Saiful Bahri (Nasdem) 7365 suara Dapil Surabaya III (Bulak, Mulyorejo, Sukolilo, Rungkut, Tenggilis Mejoyo, Wonocolo dan Gunung Anyar): 1. Eri Irawan (PDI Perjuangan) 13384 suara 2. Bagas Iman Waluyo (Gerindra) 6020 suara 3. Wiliam Wirakusuma (PSI) 8192 suara 4. Aning Rahmawati (PKS) 13859 suara 5. Laila Muhfidah (PKB) 13865 suara 6. Arif Fathoni (Golkar) 11795 suara 7. Adi Sutarwijono (PDI Perjuangan) 12799 suara 8. Herlina Harsono Njoto (Demokrat) 8261 suara 9. Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am (PDI Perjuangan) 5959 suara 10. Muhaimin (PPP) 6156 suara Dapil Surabaya IV (Sukomanunggal, Sawahan, Gayungan, Jambangan dan Wonokromo): 1. Arjuna Rizki Dwi Krisnayana (PDI Perjuangan) 16157 suara 2. Bahtiar Rifa'i (Gerindra) 13927 suara 3. Cahyo Siswo Utomo (PKS) 7926 suara 4. Agoeng Prasodjo (Golkar) 11678 suara 5. Rio DH. I. Pattiselanno (PSI) 5268 suara 6. Tubagus Lukman Amin (Gerindra) 8525 suara 7. Sukadar (PDI Perjuangan) 9649 suara 8. Ghofar Ismail (PAN) 11299 suara 9. Rabbany Al Yunyfar (Gerindra) 7303 suara Dapil Surabaya V (Asemrowo, Tandes, Pakal, Benowo, Sambikerep, Lakarsantri, Karangpilang, Wiyung dan Dukuh Pakis): 1. Yona Bagus Widyatmoko (Gerindra) 16872 suara 2. Syaifuddin Zuhri (PDI Perjuangan) 13175 suara 3. Mochamad Machmud (Demokrat) 17066 suara 4. Minun Latif (PKB) 10387 suara 5. Josiah Michael (PSI) 9083 suara 6. Johari Mustawan (PKS) 6561 suara 7. Akmarawita Kadir (Golkar) 11832 suara 8. Alif Imam Waluyo (Gerindra) 12532 suara 9. Siti Mariyam (PDI Perjuangan) 5141 suara 10. Agus Mashuri (PPP) 11460 suara





