Rekom Golkar Untuk Surabaya Condong ke Calon Petahana

Rekom Golkar untuk Surabaya untuk Eri Cahyadi, sehingga Golkar Surabaya tak buka pendaftaran kandidat calon kepala daerah.
arif fathoni

Surabaya, (DOC) – Mendakit tahapan Pemilihan Walikota – Wakil Walikota (Pilwali) Surabaya, rekom Golkar untuk Surabaya tak berubah. Tetap condong mengusung calon Petahana Eri Cahyadi.

Bahkan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Golkar Surabaya tak di izinkan membuka pendaftaran kandidat calon kelapa daerah di Pilwali Surabaya.

Bacaan Lainnya

Seperti di ketahui bahwa Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan di selenggarakan pada bulan November 2024 mendatang.

Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni menjelaskan, bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar telah mengirim surat penugasan untuk calon petahana Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Kemungkinan Rekom Golkar untuk Surabaya mengarah ke situ.

“DPP telah menegaskan kepada kami untuk tidak membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah,” kata Toni, Jumat(3/5/2024).

Meskipun keputusannya demikian, namun Toni menegaskan Calon Petahana Eri Cahyadi yang jadi penentunya. Menurut dia, Eri Cahyadi bisa menerima atau menolak penugasan DPP Golkar tersebut.

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya ini menambahkan, hal ini mengindisikan bahwa semua keputusan rekomendasi calon sepenuhnya kewenangan pusat.

“Proses pengambilan keputusan terkait Pilkada sepenuhnya menjadi kewenangan DPP. Jadi semua tergantung pada kesungguhan Mas Eri (Eri Cahyadi) nanti. Namun, kami tetap menghormati partai lain yang membuka penjaringan,” kata Toni.

Mengenai rencana koalisi dengan partai politik (Parpol) lainnya untuk mengusung calon di Pilwali nanti, Toni menyatakan, sementara DPD Golkar Kota Surabaya masih abstain dulu. Menunggu intruksi dari induk partai, di dewan pimpinan pusat.

“Surabaya adalah ibu kota provinsi. Sehingga keputusan para pemimpin Parpol biasanya di bahas di Jakarta, untuk menentukan baiknya bagi warga Surabaya. Kami, sebagai kader partai yang berada di bawah, hanya siap menjalankan apa pun keputusan DPP,” tandasnya.(r6)

Pos terkait