Lumajang (DOC) -Setelah menghilang tiga hari Seorang pendak gunung semeru asal Sukabumi, Jawa Barat bernama Dania Agustina Rahman (19) warga jalan Arief Rahman Hakim Perbata No 04 RT 04/RW 04 kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Sukabumi di ketemukan meninggal dunia akibat korban mengalami luka pada bagian kepala dan patah kaki kiri.
Korban diketemukan tewas bawah pucak Mahammeru akibat di terjang batu besar vulkanis dari atas gunung semeru oleh tim SAR pada hari Rabu (12/08) Malam. Sekanjutnya jenazah korban langsung di bawa kerumah sakit Dr. Hariyoto Lumajang.
“Jenazah korban langsung di evakuasi dari jalur pendakian menuju ranupai selanjutnya dibawah menuju rumah sakit dr. Hariyoto Lumajang,”kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Ayu Dewi Utari di Lumajang.
Pendaki bernama Dania Agustina Rahman yang di ketemukan meninggal sekitar 200 meter dibawah puncak gunung semeru.
“TNTBTS sebelumnya sudah melarang para pendaki naik kepuncak gunung semeru, namun saja para pendaki masih saja nekat menerobos untuk naik keatas gunung,” Jelas Ayu.
Selain menemukan korban meninggal dunia, tim Sar juga menemukan pendaki lainya bernama M. Randika (18) warga Jalan Penguin 7 Nomor 157 Desa Kenanga Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Medan, Sumatera Utara dengan mengalami patah tulang bagian kaki.
“M. Rendika pendaki yang mengalami patah tulang kita bawah ke rumah sakit Saiful Anwar Malang, korban di dampingi adiknya bersama petugas PMI dan Tagana,” Terangnya. (im/r7)