D-ONENEWS.COM

Darurat Covid, Fraksi Golkar Larang Anggota Kunker dan Operasional Kantor Libur

Foto: Arif Fathoni

Surabaya,(DOC) – DPD Partai Golkar Kota Surabaya serius menyikapi kebijakan pemerintah terkait rencana pemberlakuan PPKM Daruat untuk Pulau Jawa, termasuk Kota Surabaya.

Demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, DPD Partai Golkar Surabaya untuk sementara menghentikan semua kagiatan yang berkaitan dengan kepartaian. Hal ini juga sejalan dengan instruksi yang dikeluarkan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, M Sarmuji SE.

Dalam surat DPD bernomor 125/B.1/DPD-I/PG/VI/2021 dan berlaku 14 hari sejak diterbitkan tersebut, DPD Golkar Jatim mengeluarkan 6 poin instruksi. Keenam instruksi dalam rangka mendukung pencegahan penyebaran Covid-19 tersebut adalah penghentian sementara kegiatan partai kecuali pertemuan terbatas dalam kategori sangat penting yang dihadiri tidak lebih dari 30 orang.

Kegiatan yang dihentikan sementara sebagaimana dimaksud pada poin 1 dapat dialihkan melalui kegiatan yang bersifat virtual.

Selanjutnya, memerintahkan kepada anggota FPG   DPRD Kabupaten/Kota   masing-masinguntuk tidak melaksanakan kunjungan kerja (kunker) kecuali yang berkaitan dengan penanganan Covid19. Selain itu, DPD Golkar juga turut  serta membantu Pemerintah Kabupaten/Kota masing-masingdalam menyukseskanprogram     penanggulangan Covid-19, khususnya PPKM Mikro dan vaksinasi Covid-19.

Mengajak kepada segenap pengurus dan kader Partai Golkar di Kabupaten/Kota masing-masing untuk terlibat   secara aktif   dalam memberikan bantuan sosial kepada masyarakat baik yang berkaitan dengan penanganan   Covid-19   maupun     dampak sosial   yang ditimbulkan.

Terakhir, Partai Golkar mengajak masyarakat tetap tertib dalam menjaga protokol kesehatan dengan mematuhi 5-M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi).

Menyikapi hal itu, Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni SH mengaku sangat sepakat. Menurut dia, pencegahan penyebaran Covid-19 yang makin mengganas menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat untuk berperan aktif melakukan pencegahan.

Partai Golkar, kata dia, sangat respek dengan upaya-upaya pencegahan tersebut agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.

Untuk itu, lanjut politisi muda yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya ini, menindaklanjuti surat instruksi DPD dengan menghentikan semua kegiatan di Kantor DPD Golkar Surabaya.

Layanan ambulan untuk warga, kata dia, juga untuk sementara dihentikan mengingat mobilitas orang per orang juga sangat berpotensi menimbulkan penularan.

”Jadi mohon maaf kepada masyarakat yang selama ini kita layani, ini semua demi kebaikan. Sekitar 10 hari (3-11 Juli) saja kita diam, mudah-mudahan dengan ikhtiar ini semuanya akan kambali baik,” jelas dia, Kamis (1/7/2021).

Tak hanya layanan mobil ambulan untuk warga, aktivitas senam rutin di Kantor Golkar yang diikuti masyarakat seminggu dua kali juga sementara libur. Selain itu, kata Toni, Fraksi Golkar juga melarang anggotanya yang ada di DPRD Surabaya melakukan kunjungan kerja (kunker).

”Kita melarang anggota kunker, karena ini juga menjadi salah satu jalan penularan Covid-19. Makanya, kita semaksimal mungkin tidak membuka ruang virus Covid-19 untuk menjalar,” tandas dia.

Untuk layanan masyarakat, Toni menegaskan, bisa dilakukan melalui nomor hotline DPD Golkar Surabaya.

”Insya Allah kita akan tetap tangani, karena ini kewajiban kita. Mari semua berdoa, ikhtiar semampu kita untuk sama-sama mencegah penularan Covid-19 agar kondisinya kembali seperti semula, bisa hidup normal lagi, dan bisa beraktivitas serta berinteraksi seperti biasa,” pungkas dia.(dhi/r7)

Loading...

baca juga