
Surabaya, (DOC) – Dinkopdag Surabaya menggelar pelatihan kewirausahaan bagi perempuan dan pemuda di Gedung Siola lantai 2. Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal serta wawasan tentang kewirausahaan kepada perempuan dan pemuda Surabaya yang baru memulai usaha.
Kepala Dinkopdag Surabaya, Dewi Soeriyawati, menjelaskan bahwa pelatihan ini sudah berlangsung selama dua pekan. Sebelumnya, telah di adakan pelatihan Bakery dan Kewirausahaan.
“Pelatihan ini menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang di ungkapkan saat musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) lalu. Banyak ibu-ibu yang meminta di adakan pelatihan kewirausahaan,” ujar Dewi.
Menurut Dewi, peserta pelatihan terdiri dari mereka yang sudah memiliki produk dan yang baru ingin memulai usaha.
“Dengan pelatihan ini, kami berharap peserta mendapatkan wawasan lebih tentang cara memulai usaha, mengelola, dan menjual produk,” tambahnya.
Pelatihan Tanpa Pungut Biaya
Pelatihan ini di berikan secara gratis kepada warga yang ingin merintis usaha. Selain pelatihan, Dinkopdag Surabaya juga menyediakan konsultasi melalui kantor kelurahan dan kecamatan.
Dewi menambahkan bahwa pelatihan ini juga menyampaikan informasi mengenai tren dunia usaha terkini. Seperti contohnya, cara memasarkan produk secara online dan mendesain produk agar lebih menarik.
“Bagi yang baru memulai usaha, kami sarankan untuk sering berkonsultasi dan berbagi informasi dengan kami, kecamatan, atau kelurahan untuk memperluas jaringan,” kata Dewi.
Pihaknya juga akan membantu memfasilitasi akses modal bagi warga yang ingin memulai usaha. Hal ini di realisasikan dengan mempertemukan UMKM dan perbankan atau lembaga keuangan lainnya yang memiliki program bantuan modal.
Pelatihan ini di rencanakan akan berlangsung hingga akhir tahun dengan 3-5 kali pertemuan.
“Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan wawasan dan pola pikir kewirausahaan warga Surabaya,” harap Dewi.
Selain pelatihan untuk perempuan dan pemuda, pelatihan serupa juga akan di adakan bagi pedagang di Kalimas Timur dan Serambi Ampel. Dalam pelatihan kali ini, sebanyak 40 peserta dari Kelurahan Tanjung Perak, Simomulyo, dan Kebraon hadir.
CEO of Renjana, Timothy Jason, di undang sebagai pemateri. Ia memberikan motivasi dan berbagi pengalaman tentang cara memulai dan merintis usaha.
“Peserta harus berani mencoba dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Melalui pelatihan ini, kami harap UMKM di Surabaya dapat terus berinovasi dan memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi,” ujar Timothy.
Salah satu peserta, Novis, merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini.
“Ilmu dan pengalaman yang di berikan sangat menginspirasi kami. Kami berharap bisa terus bersinergi dengan pemkot untuk mengembangkan usaha,” tutup Novis. (r6)





