
Surabaya, (DOC) – Usai pemungutan suara Pilkada serentak, para calon kepala daerah biasanya memantau hasil quick count. Namun, Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memilih turun langsung ke lapangan. Ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik rawan banjir. Langkah ini ia ambil untuk memantau kondisi saluran air serta rumah pompa, sebagai bentuk antisipasi jika terjadi hujan deras.
Keputusan Eri di latarbelakangi hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya sejak pukul 11.00 WIB. Intensitas hujan yang tinggi terjadi di beberapa wilayah utara kota. Hujan tersebut bahkan berlanjut hingga sore hari dengan intensitas yang bervariasi.
Sebelum hujan turun, Eri berkeliling kota untuk memantau situasi jalan. Di sela kegiatannya, ia juga memberikan instruksi kepada para camat. Camat di minta memeriksa saluran air di wilayah masing-masing agar banjir bisa di antisipasi.
Setelah berkeliling, Eri langsung menuju Jalan Jambangan Gang III. Di dampingi Camat Jambangan, Ahmad Yardo Wifaqo, ia melihat genangan air yang meluber hingga ke jalan. Di lokasi itu, Eri memberi arahan agar saluran di perbaiki.
“Coba elevasi salurannya di naikkan sedikit. Setiap hujan deras, pastikan rumah pompa langsung di nyalakan,” ujar Eri, Rabu (27/11/2024).
Setelah dari Jambangan, Eri melanjutkan sidaknya ke Jalan Karah. Di titik ini, ia menemukan aliran air tersumbat sampah. Melihat itu, ia meminta Ketua RT setempat meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Pak RT, kalau ada sampah, tolong sampaikan ke warga lewat WhatsApp. Ingatkan mereka agar tidak membuang sampah di sungai,” kata Eri.
Arahan untuk Booster Pintu Air
Selain itu, Eri menginstruksikan Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Windo Gusman Prasetyo, untuk membuat booster pintu air. Pemasangan ini di lakukan di sungai Jalan Karah, guna mencegah limpahan air ke daerah Wonorejo.
Eri juga meminta pengecekan saluran di lakukan secara berkala. Langkah ini untuk memastikan saluran air tetap lancar dan tidak menyebabkan genangan ketika hujan deras.
“Segera buat boosternya, jangan sampai terlambat. Saluran di sini sudah bagus, tapi tetap harus di jaga. Sementara, pasang pipa dulu agar air tidak mengalir langsung ke Wonorejo,” jelasnya.
Eri menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk mencegah banjir. Selain perbaikan infrastruktur, ia juga meminta warga menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air.
Dengan langkah ini, Eri berharap genangan air bisa di atasi lebih cepat, sehingga Kota Surabaya tetap aman meski di tengah musim hujan. (r6)





