Gempa Lagi, Pelabuhan Kayangan Lombok Timur Lumpuh, 4 Warga Tewas

Lombok (DOC) – Badai gempa bumi yang melanda wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) melumpuhkan Pelabuhan Kayangan yang berada di Lombok Timur. Pelabuhan ini melayani penyeberangan ke Pulau Sumbawa. Hingga Senin (20/8/2018), aktivitas Pelabuhan Kayangan lumpuh total pascagempa tektonik berkekuatan 7 Skala Richter (SR) tadi malam.

Petugas pelabuhan tidak ada sama sekali karena khawatir terjadinya tsunami setelah melihat ruas jalan di areal pelabuhan itu mengalami retak-retak yang cukup parah.

Petugas dan sejumlah pedagang di pelabuhan tersebut, termakan isu akan adanya tsunami hingga mereka memilih pulang ke rumah dan menyelamatkan keluarganya masing-masing.

Sebenarnya dua kapal feri sudah bersandar di pelabuhan tersebut, namun tidak ada petugas yang melayani para penumpang. Bahkan terlihat ada satu bus sudah parkir di areal pelabuhan itu. Meski jalan di areal pelabuhan retak-retak, tapi masih bisa dilalui kendaraan.

Sementara itu, Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram, I Gusti Lanang Wisnuwandana mengungkapkan, sebanyak empat warga dilaporkan meninggal dan dua luka-luka.

“Itu dari pemantauan kondisi pascagempa bencana gempa bumi di Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Kota Mataram dan Sumbawa,” katanya.

Keempat korban meninggal tersebut yaitu, Nur Aisah (P) usia 36 tahun, alamat desa Langan Kecamatan Lopok Sumbawa, Sri Rahayu (P) usia 42 tahun, alamat desa Seteluk Taliwang Sumbawa Barat, H Bulang (L) usia 65 tahun, alamat Labuan Mapin Alas Barat Sumbawa, serta Sufiana (P) usia 30 tahun, alamat Labuan Lombok-Lombok Timur.

Sedangkan korban luka-luka Andi Harifin Helmi (L) usia 68 tahun, alamat Lombok Timur dan Siti Rahmawati (P) usia 56 tahun, alamat Lombok Timur.

Gempa Bumi dengan kekuatan 7 Skala Ricther (SR) mengguncang Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu malam pukul 21.56 WIB.

Sebelumnya, Pulau Lombok, NTB, kembali diguncang gempa bumi berkekuatan 6,5 Skala Richter, Minggu pukul 12.10 WITA, yang mengakibatkan warga Kota Mataram panik dan berhamburan keluar rumah.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi gempa berada pada 8.24 lintang selatan, 166.66 bujur timur, atau 32 kilometer timur laut Kabupaten Lombok Timur, dengan kedalaman 10 km.

Gempa berkekuatan 6,5 SR tersebut terjadi empat menit setelah gempa berkekuatan 5,4 SR pukul 12.06 Wita yang berlokasi di 8.29 lintang selatan, 116.62 bujur timur atau 25 km arah timur laut Kabupaten Lombok Timur dengan kedalaman 10 km.(ara/ziz)