Malang,(DOC) – BMKG mencatat terdapat 27 gempa susulan di selatan Malang Jatim, sejak terjadinya gempa Malang berkekuatan 5,6 M, yang terjadi sejak pukul 02.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB, Selasa(19/2/2019).
Kepala Bidang informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono mengatakan gempa di Malang juga dirasakan di Blitar, Tulungagung, Jember, Lumajang, Banyuwangi, dan Bali.
“Sebanyak 27 kali total gempa susulan. Kekuatan antara 4,0 hingga 4,9 magnitudo terjadi sebanyak 4 kali. Sedangkan gempa susulan dengan magnitudo antara 3,0 hingga 3,9 terjadi sebanyak 23 kali,” katanya.
BMKG mengimbau masyarakat warga selatan Malang agar waspada. Dia berharap rangkaian gempa yang terjadi sebagai proses alamiah.
“Masyarakat diimbau selalu waspada dan tak perlu khawatir, cemas, dan takut berlebihan. Ini sebuah proses alamiah yang wajar atau pelepasan energi gempa dan tidak menimbulkan kerusakan. Itu harapannya,” imbuhnya.
Sementara itu, Gempa 5,9 di Malang Juga dirasakan di Lumajang, Jawa Timur. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo.
“Gempa yang menimpa Malang Selatan dengan kekuatan 5,9 M juga di rasakan sampai Lumajang,” ucapnya.
Ia menambahkan sampai sekarang para relawan belum memberikan laporan kerusakan akibat dampak gempa di wilayah Lumajang dan sekitarnya.
“Sampai sekarang tidak ada laporan dampak kerusakan akibat gempa Malang,” pungkasnya Wawan.(imam/r7)
