Lumajang,(DOC) – Sebanyak 300 hektare lahan pertanian di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, di serang hama tikus. Hal ini menyebabkan kekhawatiran gagal panen bagi para petani.
Serangan hama tikus ini terjadi di sembilan kecamatan di Lumajang, yaitu Kunir, Candipuro, Pasrujambe, Senduro, Sumbersuko, Tempeh, Rowokangkung, Jatiroto, dan Pasirian.
Menurut Iskak Subagio, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang, berkurangnya populasi predator alami tikus, seperti ular dan burung hantu, menjadi penyebab utama maraknya hama tikus ini.
“Populasi hama tikus semakin banyak dan terus menyebar ke lahan pertanian warga,” ujar Iskak.(mam/r7)