Lumajang,(DOC) – Hujan deras mengguyur wilayah Lumajang yang terjadi pada hari Senin (30/1/2017) sekitar pukul 23.00 WIB, mengakibatkan tanah longsor di Dusun Krajan, Desa Bence, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang Jawa Timur.
“Tebing longsor di Desa Bence akibat hujan deras yang mengguyur kecamatan Kedungjajang sejak Senin malam”ujar Agus Budianto, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang.
Dijelaskan dia, hujan yang terjadi dengan waktu cukup lama di tambah faktor tanah yang kurang baik dan tidak adanya pohon penyerap air sehingga terjadi longsoran.
Akibat kejadian itu, tanah milik desa seluas 1 hektar dengan ditanami padi, tebu dan sengon mengalami rusak parah akibat terkenak longsoran.
“Tinggi longsoran dilokasi setinggi 30 meter dan lebar 15 meter,”ujar Agus.
BPBD Lumajang menepis adanya isu terjadinya semburan air yang di sertai lumpur berada di lokasi tersebut. Lumpur keluar karena air masuk kedalam tanah dan keluar bersamaan dengan longsor sehingga seperti ada semburan lumpur.
“Dilokasim kejadian tidak ada semburan lumpur, itu hanya air yang masuk kedalam tanah dan keluar bersamaan dengan longsoran, karena itu memang tanahnya miring,”jelasnya.
Dilokasi tidak ada korban jiwa, karena letak longsoran jauh dari pemukiman dan terjadi dilahan yang di penuhi tanaman sengon, tebu dan padi. Pihak BPBD saat ini sudah memasang garis larangan melintas. hal itu agar masyarakat tidak mendekati lokasi karena masih akan terjadi longsoran susulan.
“Kami menghimbau kepada masyarakat sampai sekarang longsoran masih terus terjadi dan untuk itu warga di ingatkan agar tidak mendekat sejauh 1 km dari kejadian di kahwatirkan adanya longsoran susulan,”pungkas Agus Budianto.
Hasil konfirmasi dengan Badan Meteorologi dan Geofisika -BMKG Surabaya di Kabupaten Lumajang khususnya akan terjadi hujan dengan intensitas tinggi sampai pada akhir bulan Februari mendatang. Untuk itu masyarakat diminta selalu waspada mengingat bencana alam bisa saja terjadi sewaktu-waktu(mam/r7)