Jakarta (DOC) – Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan 10 juta dosis vaksin polio ke Afghanistan melalui bantuan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LKDPI).
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi melepas bantuan tersebut. Ia mengungkapkan fakta bahwa situasi kemanusiaan di Afghanistan masih belum membaik. UN World Food Programme memperkirakan 23,7 juta rakyat Afghanistan membutuhkan bantuan kemanusiaan.
Terlebih lagi, Afghanistan juga merupakan satu dari dunia negara di dunia yang dikategorikan sebagai negara endemik polio.
“Di tengah situasi ini, tentunya kita wajib membantu. Dan ini juga berdasarkan permintaan dari pihak Afghanistan untuk dapat menyumbangkan vaksin polio, karena kalau kita bicara mengenai vaksin polio, saya kira kita termasuk yang paling maju. Kita sudah memproduksi dan mengekspor ke banyak negara,” kata Menlu Retno, dikutip Sabtu (9/3).
Bantuan vaksin yang dikirimkan merupakan bentuk komitmen Indonesia kepada rakyat Afghanistan.
“Sekali lagi, kepentingan rakyat selalu menjadi prioritas bagi kita. Dan Insya Allah manfaatnya banyak dan dapat dirasakan langsung oleh rakyat Afghanistan yang memerlukannya,” ujar Menlu Retno.
Lebih jauh ia menegaskan bahwa Indonesia akan selalu berkontribusi dalam mengatasi masalah kemanusiaan, termasuk Afghanistan. (lp6)