D-ONENEWS.COM

Istri Yang Digadaikan Ngaku Sudah Nikah Lagi, Polisi Anggap Temukan Fakta Baru

Lumajang, (DOC) – Polisi terus mendalami pembunuhan salah sasaran yang dilakukan oleh Hori (43) warga Desa Jenggrong Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang terhadap Hola (34) warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang, petugaspun juga menggali informasi dari Hartono yang merupakan target sesungguhnya sebagai pemberi pinjaman serta kepada Lasmi istri Hori.

Awalnya petugaspun sempat dibohongi oleh Hartono maupun oleh Lasmi, dimana mereka berdua kompak menjawab bahwa mereka tak terikat hubungan sama sekali.

Namun setelah diintrogasi lebih mendalam didapat informasi bahwa keduanya telah menikah secara siri sekitar 2 bulan yang lalu.

Selain itu, akhirnya Hartono mengaku awalnya sekitar 7 bulan yang lalu melihat Lasmi hidup dengan pas pasan, sehingga memberikan penghidupan yang cukup kepada istri Hori tersebut.

Baru setelah 5 bulan hidup bersama, akhirnya keduanya pun melangsungkan pernikahan secara siri.

Setelah dilakukan introgasi mendalam, ternyata mereka berdua telah serumah bersama Ibu Hartono selama 7 bulan. Selain itu, mereka mengaku baru melangsungkan pernikahan siri sekitar 2 bulan yang lalu.

Polisi akan terus mendalami kasus ini, karena masih ada perbedaan keterangan antara Hori dan Lasmi, dimana hori mengatakan nikah melalui KUA dan ada surat nikahnya tapi lasmi mengaku tidak pernah ada pernikahan melalui KUA tapi hanya dasar kesepakatan saja diantara mereka.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH juga menerangkan pihaknya akan terus mendalami kasus tersebut.

“Ini kasus yang cukup kompleks, dimana si pelaku mengaku sakit hati terhadap Hartono karena merasa istrinya telah direbut. Namun pada saat malam terjadinya pembunuhan tersebut, ternyata Hori salah sasaran dan membunuh seseorang bernama Hola yang tak lain masih saudara pelaku,” jelasnya.

Pihaknya juga akan lakukan pendalaman apakah ada perzinaan dalam kasus ini atau tidak.

“Karena informasi awal yang kami terima, Lasmi adalah istri tersangka Hori, tapi ternyata 2 bulan lalu menikah dengan Hartono. dimana Hartono merupakan target pembunuhan hori,” tegas Arsal.

Sementara Kasat Reskrim AKP Hasran Cobra menyatakan, sesuai instruksi kapolres, pihaknya akan dalami kasus perzinahan antara Hartono dan Lasmi.

“Langkah awal, akan saya dalami, apakah pernikahan Hori dan Lasmi melalui KUA atau tidak,” ujar Hasran.

Polisi Temukan Fakta Baru Dibalik Kasus penggadaian Istri

Bisnis Tambak udang yang berujung berdarah ini merupakan fakta baru yg dapat diungkap pihak Kepolisian Polres Lumajang dibalik kasus “suami menggadaikan Istri” beberapa hari yang lalu.

Disini polisi mendapat pengakuan dari pihak Hartono bahwa Hori meminjam uang sejumlah 250 juta untuk membuka usaha tambak udang dan bekerja sama dengan Hartono.

Hartono menjelaskan bahwa Hori menjanjikan uang sejumlah 5juta rupiah per bulan sebagai keuntungan kerja sama tambak udang mereka berdua.

Namun Hartono mengatakan tidak pernah menerima uang sepeserpun dari hasil kerjasama mereka berdua.

Hartono yang menekan Hori untuk segera mengembalikan uang yang dipinjamnya membuat Hori geram.

Disitulah timbul niat Hori untuk membunuh Hartono. Hori mencari kesempatan untuk segera mengeksekusi Hartono di pematang sawah.
Saat Hori melihat seseorang yang merasa ditunggunya selamaini, Hori langsung saja menebas orang tersebut dengan sebilah celurit yang menyebabkan luka fatal sehingga korban langsung meninggal.

Hori yang ketakutan langsung saja menyerahkan diri ke pihak kepolisian karena yang dibunuhnya adalah sanak familinya sendiri dan bukan Hartono

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, Hori meminjam uang sebesar 250 juta kepada Hartono dengan maksud ingin bisnis Tambak udang bersama Hartono dengan jaminan uang 5 juta rupiah perbulannya sebagai hasil keuntungan.

Setelah beberapa saat Hartono tidak kunjung mendapat uang keuntungan hasil usaha tersebut, dirinya mendesak Hori untuk segera mengembalikan uang yang dia pinjam sebelumnya.

“Kesal dengan desakan Hartono membuat Hori hilang kesabaran dan berniat membunuh Hartono namun salah sasaran dan menyebabkan saudaranya sendiri terbunuh.” Pungkas Kapolres.(imam/r7)

Loading...