Jam Malam Surabaya Dinilai Efektif Bentuk Karakter Anak

Jam Malam Surabaya Dinilai Efektif Bentuk Karakter Anak
Jam Malam Surabaya Dinilai Efektif Bentuk Karakter Anak

Surabaya,(DOC) – Kebijakan jam malam bagi anak-anak di Kota Surabaya terus menunjukkan dampak positif. Selain menjaga ketertiban lingkungan, kebijakan ini terbukti membantu membentuk karakter generasi muda dan meningkatkan kesiapan belajar mereka.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan jam malam. Ia menyoroti peran penting Kampung Pancasila dan Satuan Tugas (Satgas) yang secara konsisten menjaga lingkungan dan menjadi garda depan dalam membimbing anak-anak.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, efektivitasnya sungguh luar biasa. Saya mengucapkan terima kasih kepada Satgas Kampung Pancasila di setiap perkampungan atas dedikasinya menjaga kerukunan dan lingkungan,” ujar Wali Kota Eri, Rabu (16/7/2025).

Menurutnya, lingkungan yang kondusif akan melahirkan anak-anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan dan nilai keagamaan yang kuat. Ia menegaskan bahwa pembentukan karakter bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

“Jam malam ini bukan larangan, tapi bentuk perlindungan. Pembatasan aktivitas malam hari mendorong anak-anak fokus pada kegiatan positif dan terhindar dari hal-hal yang merugikan. Tentu, semuanya berjalan efektif jika ada peran serta orang tua,” jelasnya.

Peran Orang Tua Dinilai Luar Biasa

Tak lupa, Wali Kota Eri juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua di Surabaya atas keterlibatan mereka dalam mendampingi anak-anak.

“Peran orang tua sangat luar biasa. Mereka bukan hanya mendukung dari rumah, tetapi ikut membentuk karakter anak secara aktif,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menegaskan bahwa jam malam mendukung proses belajar anak. Ia menyebut kebijakan ini sejalan dengan program nasional Tujuh Praktik Pembiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), yang salah satunya adalah tidur tepat waktu.

“Dengan tidur lebih awal, anak-anak akan bangun lebih segar dan siap belajar. Dampaknya sangat terasa pada kemampuan konsentrasi dan pengelolaan emosi mereka,” kata Yusuf.

Baca Juga:  Minimarket Disegel Akibat Gunakan Jukir Liar, Wali Kota Eri Cahyadi Geram! 

Menurutnya, tidur larut malam bisa mengganggu fungsi organ tubuh dan menghambat perkembangan anak, baik secara kognitif maupun emosional. Karena itu, Yusuf mendorong adanya sinergi erat antara sekolah dan keluarga dalam menanamkan kebiasaan tidur lebih awal.

“Kolaborasi ini penting. Sekolah bisa memberi arahan, dan di rumah orang tua menerapkannya. Sinergi seperti ini yang akan melahirkan generasi pelajar yang unggul dan berkarakter,” pungkasnya. (r6)

Pos terkait