Jaringan Pengedar Pil Koplo dan Sabu Ke Pelajar SMA Surabaya Dibekuk Polisi

Surabaya,(DOC) – Peredaran narkoba kini sudah menyasar dunia pendidikan, khususnya para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Surabaya.

Tim Anti Bandit Reskrim Polsek Wonokromo telah membekuk sejumlah anggota jaringan pengedar narkoba yang menjual pil koplo dan sabu-sabu dilingkungan sekolah – sekolah SMA.

Aksi jaringan pengedar narkoba tersebut, selama ini sangat meresahkan para orang tua siswa dan para tenaga pengajar.

Salah satu pengedar Avin Aviksa, pemuda 23 tahun asal Jambangan Surabaya dibekuk kepolisian bersama sejumlah temannya, karena terbukti mengedarkan pil koplo dan sabu-sabu ke para pelajar SMA.

Aparat kepolisian juga sempat menggeledah rumah Avin dan menemukan barang bukti berupa 390 butir pil koplos dan tiga poket sabu-sabu beserta alat hisapnya.

Terbongkarnya jaringan pengedar narkoba ini berawal dari laporan guru, orang tua dan warga sekitar yang merasa resah, karena melihat pelaku kerap melakukan transaksi narkoba di area sekolah.

Kapolsek Wonokromo, Kompol Rendy Surya Aditama, mengatakan, pihak kepolisian telah sepekan melakukan pengintaian.

“Tersangka Avin yang kerap berperilaku mencurigakan akhirnya di tangkap. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti narkoba. Kemudian polisi melakukan pengejaran terhadap rekan-rekan tersangka yang merupakan anggota jaringan narkoba di kalangan pelajar,” terangnya, Rabu(10/10/2018).

Dalam penyidikan, tersangka mengaku telah mengedarkan sabu dan pil koplo di lingkungan sekolah sejak dua bulan lalu, karena banyak diminati oleh beberapa pelajar SMA.

“Tersangka dijerat pasal 144 UU tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.(hadi/r7)