Polisi Blokir Akun Instagram Jual Beli Bayi Online

Surabaya,(DOC) – Tim Jatanras Polrestabes kota Surabaya, akan mengembangkan kasus penjualan bayi lewat akun instragram yang diduga masih terkait dengan sindikat jual beli organ tubuh bayi.

Akun instragram Lembaga Kesejahteraan Keluarga (@konsultasihatiprivat), yang selama ini dipakai tempat transaksi juga akan diblokir oleh pihak kepolisian, karena jumlah followernya makin bertambah sejak terungkapnya kasus ini.

Diketahui aku instragram tersebut milik Alton Phinandita Prianto, salah satu pelaku jual beli bayi lewat sosial media.

“Kami akan bekukan (akun instragram,red) dan freeze lalu dijadikan barang bukti,” ungkap Kapolrestabes Kota Surabaya, Kombes Pol. Rudi Setiawan, Rabu(10/10/2018).

Kapolres mengatakan, akun instagram milik Alton itu, hanya akal-akalan tersangka melihat peluang bisnis yang didasari dari dua kebutuhan berbeda, yakni; memanfaatkan kekuatiran ibu-ibu yang kesulitan dalam mengurus anak hasil hubungan diluar nikah atau karena keterbatasan biaya.

Di sisi lain, tersangka juga memanfaatkan banyaknya para ibu yang mennginginkan seorang anak, karena lama tak dikaruniai momongan.

“Itu kepiawaian si tersangka. Dia melihat dua kebutuhan yang berbeda, lalu mengemasnya dengan kedok konsultasi keluarga di media sosial,” paparnya.

Dalam kasus jual beli bayi ini, pihak kepolisian telah menangkap empat pelaku, diantaranya pemilik akun instagram, seorang ibu muda pemilik bayi, seorang bidan dan perantara penjual bayi.

Atas kasus ini, pihak kepolisian menjerat pasal 83 Undang-Undang RI Nomer 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomer 23 tahun 2003 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 5 tahun penjara.(hadi/r7)