Surabaya,(DOC) – Provinsi Jawa Timur (Jatim) kembali mengukir sejarah. Untuk ketiga kalinya berturut-turut, provinsi ini berhasil menyabet gelar juara umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional Pendidikan Menengah (Dikmen) Tahun 2025. Prestasi ini sekaligus melengkapi deretan kemenangan pada tahun 2023 dan 2024.
Pada ajang yang berlangsung di Jakarta, kontingen Jatim mendominasi persaingan. Mereka meraih 29 medali dari 37 bidang lomba yang di ikuti serta menempati peringkat pertama dalam kategori eksibisi. Secara rinci, kontingen membawa pulang 20 medali emas, 2 perak, dan 6 perunggu. Perolehan emas ini menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah keikutsertaan Jatim dalam ajang LKS Nasional.
Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur Khofifah Indar Parawansa langsung menyerahkan bonus kepada seluruh peserta dan guru pembimbing. Penyerahan dilakukan dalam acara penyambutan kontingen di Gedung Negara Grahadi, Jumat malam (1/8/2025).
“Saya bersyukur atas perjuangan luar biasa dari anak-anak Jatim. Target 18 emas berhasil terlampaui menjadi 20 emas. Semua kontingen layak mendapat penghargaan,” kata Khofifah.
Bonus untuk Semua, Tanpa Terkecuali
Gubernur memastikan bahwa semua peserta, baik peraih medali maupun tidak, menerima bonus sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras mereka.
Berikut rincian bonus yang diberikan:
Untuk siswa:
- Emas: Rp10 juta
- Perak: Rp7,5 juta
- Perunggu: Rp5 juta
- Non-medali: Rp3 juta
Untuk guru pembimbing:
- Emas: Rp5 juta
- Perak: Rp3 juta
- Perunggu: Rp2 juta
Tidak berhenti pada apresiasi, Gubernur Khofifah juga mengingatkan pentingnya mempertahankan prestasi. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus mengembangkan kapasitas dan bersiap menghadapi tantangan yang lebih besar.
“Setelah meraih kemenangan ini, kita harus naik kelas. Mari kita siapkan generasi SMK Jatim untuk bersaing di tingkat ASEAN dan dunia. Pendampingan harus lebih kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dukungan Penuh dari Dinas Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menyatakan rasa syukurnya atas capaian luar biasa tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa Gubernur Khofifah terus mendampingi peserta, mulai dari pelepasan hingga kepulangan.
“Alhamdulillah, Jatim berhasil mempertahankan gelar juara umum selama tiga tahun berturut-turut. Banyak daerah lain bahkan mengakui bahwa hanya Gubernur Jatim yang benar-benar hadir dan peduli terhadap LKS,” ujarnya.
Selain bonus dari Pemprov, setiap siswa juga menerima beasiswa senilai rata-rata Rp385 juta dari sponsor dan mitra industri. Beasiswa ini membuka akses lebih luas untuk pendidikan lanjutan dan pelatihan profesional.
Jatim meraih 20 medali emas dari bidang: Autobody Repair, Bricklaying, CAD-BIM, Cyber Security, Digital Marketing, Electrical Installation, Electronics, Fashion Technology, Fishery, Health and Social Care, Hotel Reception, IT Software Solutions for Business, Mechanical CAD, Mechatronics, Motorcycle Repair and Maintenance, Pharmacy, Refrigeration and Air Conditioning, Restaurant Service, Robot Manufacturing System, dan Welding.
Selain itu, pada kategori eksibisi, bidang Welding Robot juga menyumbang peringkat pertama.
<code>
- 6 medali perak diraih dari:
3D Game Art, Automobile Technology, Cloud Computing, Heavy Equipment, Industrial Control, dan Metrology. - 2 medali perunggu diperoleh dari:
Hairdressing dan Nautica.
Berikut klasemen akhir LKS Nasional 2025:
- Jawa Timur – 20 emas, 2 perak, 6 perunggu
- Jawa Tengah – 7 emas, 8 perak, 10 perunggu
- DKI Jakarta – 4 emas, 8 perak, 13 perunggu
Di penghujung acara, Gubernur Khofifah menyampaikan pesan motivasi. Ia berharap para peserta menjadi teladan dan penyemangat bagi siswa lainnya.
“Selamat kembali ke sekolah. Ceritakan perjuangan ini kepada teman-teman kalian. Ajak mereka untuk berprestasi. Tunjukkan bahwa Jawa Timur hebat, dan SMK Jatim mampu bersaing di mana pun,” pungkasnya.(lup/r7)





