Jakarta,(DOC) – Insiden tabrakan antara KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line jurusan Jakarta-Cikarang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam pukul 20.57 WIB.
Peristiwa ini menyebabkan perjalanan kereta di sejumlah lintas, termasuk Stasiun Jatinegara, mengalami gangguan.
Berdasarkan pantauan di Stasiun Jatinegara sekitar pukul 22.00 WIB, sedikitnya tiga rangkaian kereta tertahan dan belum dapat di berangkatkan.
Dua di antaranya merupakan KRL Commuter Line, sementara satu lainnya adalah KA jarak jauh Purwojaya relasi Gambir–Cilacap. Gangguan perjalanan mulai terjadi sejak pukul 21.18 WIB, tak lama setelah tabrakan terjadi di Bekasi Timur. Hingga malam hari, jadwal keberangkatan kereta masih belum dapat dipastikan.
Sejumlah penumpang terlihat turun ke peron. Sebagian memilih mencari alternatif transportasi lain, sementara lainnya tetap bertahan menunggu kepastian perjalanan.
Petugas stasiun mengimbau penumpang KRL untuk beralih ke moda transportasi lain karena operasional kereta belum kembali normal.
Di lokasi kejadian, suasana sempat diwarnai kepanikan. Penumpang berhamburan keluar dari rangkaian kereta menuju peron. Sejumlah rekaman video menunjukkan para penumpang saling membantu proses evakuasi korban.
Beberapa penumpang di laporkan mengalami luka, bahkan ada yang mendapat penanganan darurat di lokasi. Rangkaian KRL yang tertabrak terlihat masih berada di sisi peron dengan kondisi lampu padam dan pintu terbuka.
Hingga kini, proses evakuasi dan penanganan masih berlangsung.
Penyebab pasti tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.(r7)





