Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersiap melanjutkan kerja sama pembiayaan alternatif atau hutang dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tahap kedua.
Sebelumnya, Pemkot Surabaya telah menandatangani MoU tahap pertama pada 24 April 2026 sebagai bagian dari skema pembiayaan pembangunan tahun anggaran 2026.
Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, mengatakan pihaknya kini tengah menyiapkan tahap lanjutan yang di jadwalkan berlangsung dalam dua pekan ke depan.
“Pembiayaan ini menjadi salah satu pendukung anggaran pembangunan kami. Tahap pertama sudah kami tanda tangani,” ujarnya usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Surabaya, Senin (27/4/2026).
Selanjutnya, Pemkot akan memperluas cakupan kerja sama pada tahap kedua. Tidak hanya pembangunan jalan, pembiayaan juga menyasar penanganan genangan serta penerangan jalan umum (PJU).
“Sekitar dua minggu ke depan akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan tahap kedua,” katanya.
Pada tahap pertama, Pemkot memfokuskan pembiayaan pada pelebaran Jalan Wiyung serta pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB).
Sementara itu, pada tahap kedua, Pemkot akan mengarahkan pembiayaan ke wilayah rawan genangan yang kerap mengalami banjir. Selain itu, program juga mencakup penguatan penerangan jalan dan kegiatan infrastruktur lainnya.
Dengan skema ini, Pemkot Surabaya berharap percepatan pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat.(r7)





