
Surabaya, (DOC) – Menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, kepedulian terhadap kesehatan warga kampung terus digaungkan. Langkah nyata ditunjukkan oleh Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya sekaligus Anggota Banggar, Anas Karno, yang menyambangi Posga RW 03 Penjaringansari, Rungkut, untuk menyerahkan bantuan alat timbang badan, Jumat (29/05/2026).
Bantuan ini disambut penuh antusias oleh kader kesehatan dan ibu-ibu setempat. Di wilayah padat penduduk seperti Penjaringansari, peran Posga sangat krusial sebagai benteng pertama pelayanan kesehatan bagi balita, ibu hamil, hingga lansia.
Ketua Posga Cut Mutia RW 03 Penjaringansari, Yulis Hidayati, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan yang dinilai sangat tepat sasaran tersebut. “Alhamdulillah, ini sangat bermanfaat. Proses menimbang balita kini jauh lebih nyaman, dan kami bisa memberikan pelayanan kesehatan yang lebih prima untuk warga,” tutur Yulis.
Suasana balai RW sederhana tempat Posga digelar setiap bulan, terlihat ramai oleh para ibu yang membawa balita untuk pemeriksaan kesehatan. Kehadiran alat timbang baru itu dinilai menjadi kebutuhan penting agar pemantauan tumbuh kembang anak berjalan lebih maksimal.
Legislator Fraksi PDI Perjuangan Anas Karno mengatakan, momentum HJKS seharusnya tidak hanya diisi seremoni, tetapi juga langkah nyata yang langsung dirasakan masyarakat bawah. Menurutnya, menjaga kesehatan anak-anak kampung merupakan bagian penting dalam mempertahankan Surabaya sebagai kota Zero Stunting.
“Pak Wali Kota Eri Cahyadi dan Pak Wakil Wali Kota Armuji punya perhatian besar terhadap kesehatan warga, terutama anak-anak. Kami di DPRD ikut mendukung dengan memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat kampung karena Posga adalah garda terdepan,” tegasnya.
Tak hanya memberikan bantuan, Anas juga menegaskan komitmennya untuk mengawal penguatan fasilitas Posga melalui dukungan anggaran daerah. Sebagai Anggota Banggar DPRD Surabaya, ia menilai fasilitas kesehatan kampung harus menjadi perhatian bersama agar pelayanan dasar warga semakin merata.
“Ini bukan sekadar bantuan sesaat. Ke depan kami ingin fasilitas Posga di kampung-kampung semakin baik supaya pelayanan kesehatan warga juga semakin maksimal. Penguatan kesehatan masyarakat harus dimulai dari tingkat RW,” ujar Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPC PDI Perjuangan Surabaya tersebut.
Posga sendiri merupakan layanan kesehatan keluarga terintegrasi milik Pemerintah Kota Surabaya yang melayani seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, balita, usia produktif, hingga lansia.
Bagi warga Penjaringansari, bantuan alat timbang badan tersebut menjadi bukti bahwa perhatian terhadap kesehatan masyarakat bisa dimulai dari langkah sederhana yang manfaatnya langsung dirasakan warga kampung.
Anas ingin aksi ini akan berlanjut pada kebijakan makro. Sebagai anggota Banggar DPRD Surabaya, ia memberikan perhatian mengawal penguatan anggaran daerah yang dialokasikan khusus untuk fasilitas kesehatan berbasis kampung.
Menurut Anas, pemenuhan fasilitas Posga di seluruh wilayah Surabaya harus merata agar pelayanan dasar masyarakat bisa berjalan maksimal dan berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar bantuan sesaat. Ke depan, kami di Banggar akan mengawal agar fasilitas Posga di kampung-kampung semakin baik melalui dukungan anggaran daerah. Penguatan kesehatan masyarakat harus dimulai dan diperkuat dari tingkat bawah,” tutupnya.




