Jember,(DOC) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menegaskan kesiapan penuh menghadapi masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Daop 9 meningkatkan pelayanan, mempercepat pemeriksaan jalur, dan memperkuat mitigasi cuaca ekstrem di seluruh wilayah operasinya.
Direktur Bisnis & Pengembangan Usaha PT KAI, Rafli Yandra, menyampaikan bahwa Daop 9 Jember menyiapkan 144.504 tempat duduk untuk melayani lonjakan penumpang akhir tahun.
Selain itu, KAI mengoperasikan 26 perjalanan kereta setiap hari, terdiri dari 24 KA reguler dan dua perjalanan tambahan KA Mutiara Timur Tambahan relasi Ketapang–Surabaya Gubeng.
“Kami ingin memastikan setiap pelanggan dapat bepergian dengan aman dan nyaman. Hingga kini, masyarakat telah membeli 45.361 tiket, dan angka ini terus meningkat mendekati hari H,” jelas Rafli.
Sementara itu, KA Probowangi menjadi layanan paling diminati dengan 11.794 tiket, disusul KA Sritanjung dengan 10.275 tiket. Menurut Rafli, antusiasme ini menunjukkan kepercayaan publik yang semakin kuat terhadap layanan kereta api.
Peremajaan Jalur untuk Hadapi Cuaca Ekstrem
Untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, KAI terus memperkuat aspek keselamatan. Rafli menyebut bahwa tim Daop 9 telah mengganti 24 unit wesel di delapan titik strategis, mulai Rambipuji hingga Probolinggo.
Selain itu, Daop 9 memetakan tiga titik rawan banjir—dua di Pasuruan dan satu di Banyuwangi—sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
“Di Pasuruan, kami menaikkan jalur dan memperbaiki geometri rel. Sementara itu, tim di Banyuwangi membersihkan sedimentasi secara rutin agar aliran air tetap lancar. Kami juga bekerja sama dengan BMKG untuk memantau cuaca secara real time,” terang Rafli.
Sebagai langkah lanjutan, Daop 9 mengerahkan 19 Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) Ekstra. Mereka bergerak memeriksa kondisi rel setiap kali hujan deras berlangsung lebih dari satu jam. Dengan demikian, potensi gangguan dapat terdeteksi lebih awal.
Rafli menegaskan bahwa Daop 9 siap mengawal mobilitas masyarakat selama Nataru. Ia memastikan kesiapan SDM, sarana, dan prasarana berjalan selaras.
“Dengan seluruh persiapan ini, kami ingin memastikan pelanggan merayakan Natal dan Tahun Baru dengan selamat, aman, dan nyaman,” tutup Rafli.(r7)





