KBS Miliki Kura-Kura Aldabra Pertama, Diresmikan Pas Momentum HUT ke-110

KBS Miliki Kura-Kura Aldabra Pertama, Diresmikan Pas Momentum HUT ke-110
Kura-kura Aldabra yang diperkenalkan oleh KBS. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC)Kebun Binatang Surabaya (KBS) memperkenalkan koleksi satwa terbarunya, kura-kura Aldabra, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-110 KBS pada Senin (31/8/2026). Hadirnya spesies asal Kepulauan Seychelles ini menandai kali pertama sepanjang sejarah KBS memelihara jenis kura-kura terbesar kedua di dunia tersebut.

Empat ekor kura-kura Aldabra yang terdiri dari satu jantan dan tiga betina ini didatangkan sebagai bentuk tindak lanjut kerja sama internasional antara KBS dengan lembaga konservasi spesialis reptil dan amfibi asal Jepang, iZoo.

Bacaan Lainnya

Direktur Operasional dan Umum Perumda Kebun Binatang Surabaya, Nurika Widyasanti, menegaskan pentingnya momen kedatangan satwa langka tersebut bagi KBS.

“Selama KBS berdiri, kami belum pernah memiliki kura-kura Aldabra. Ini pertama kalinya kami mendatangkan spesies tersebut. Harapannya, selain menjadi daya tarik baru bagi pengunjung, kehadiran mereka juga menjadi sarana edukasi keanekaragaman hayati,” ujar Nurika di sela kegiatan.

Nurika menambahkan, kura-kura jantan di kelompok ini berumur sekitar 40 tahun dengan bobot mencapai 109 kilogram. Sementara tiga betina lainnya berusia 25–30 tahun dengan berat rata-rata 80–90 kilogram. Uniknya, keempat kura-kura yang memiliki panjang tempurung sekitar satu meter ini dinamai ala karakter animasi Kura-Kura Ninja, Leonardo, Donatello, Raphael, dan Michelangelo.

Kura-kura Aldabra sendiri dikenal memiliki rentang hidup yang sangat panjang, yakni lebih dari 100 tahun dengan berat dapat melebihi 100 kilogram.

Meski telah tiba sejak pertengahan Juli 2026, keempat satwa ini tidak langsung dipamerkan. KBS memberlakukan prosedur karantina ketat serta masa adaptasi lingkungan. Beruntung, proses habituasi berjalan lancar karena kesamaan cuaca serta ketersediaan pakan sayuran yang melimpah di Indonesia.

Selain sebagai sarana edukasi dan daya tarik wisata, KBS juga memproyeksikan keempat kura-kura Aldabra ini untuk program pembiakan (breeding) secara terkontrol.

Baca Juga:  Wali Kota Eri Ancam Bakal Pecat dan Pidanakan ASN yang Terlibat KKN

“Komposisi satu jantan dan tiga betina ini sengaja kami pilih untuk memaksimalkan peluang keberhasilan reproduksi di KBS,” pungkas Nurika.

Kedatangan kura-kura Aldabra ini sekaligus menjadi pembuka dari rencana pengembangan koleksi satwa KBS berikutnya dari Jepang, yang meliputi monyet Jepang, jerapah, hingga panda merah.

Pos terkait