D-ONENEWS.COM

Khofifah Akan Tebar Benih Dibantaran Sungai Bengawan Solo di Selatan Bojonegoro

Foto: Gubernur Khofifah saat sidak di Bengawan Solo(dok)

Surabaya,(DOC) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan perhatian lebih terhadap daerah-daerah rawan terkena dampak banjir akibat luapan sungai Bengawan Solo.

Salah satu daerah di Jawa Timur yang sering terkena dampak banjir yaitu dibagian selatan kabupaten Bojonegoro.

Masalah banjir luapan Bengawan Solo sudah menjadi perhatian Gubernur Jatim sebelumnya Soekarwo.

Menurut Khofifah, salah satu solusi yang sudah menjadi program Pemprov Jatim di era kepemimpinan Soekarwo yaitu dengan cara membuat sudetan. Pembuatan program tersebut rencananya dibiayai dari anggaran pusat bersumber dari APBN.

“Hanya saja anggaran untuk membuat sudetan Bengawan Solo tak segera turun dari APBN,” katanya.

Khofifah menambahkan, untuk membuat sudetan sungai Bengawan Solo dibutuhkan dana sekitar Rp 2,5 trilliun. Kini Pemprov Jatim akan melakukan pemetaan lokasi rawan banjir yang harus segera di tangani.

“Perlu adanya pemetaan-pemetaan yang segera dilakukan Jatim untuk dikoordinasikan dengan Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,red). Diwilayah Bojonegoro biayanya sekitar Rp 2,5 triliun,” tandasnya.

Selain membuat sudetan, Kata Khofifah, dirinya memiliki gagasan untuk mengantisipasi banjir akibat luapan air sungai Bengawan Solo. Gagasan itu berupa membuat tanggul alami dengan menanam pohon di sekitar bantaran sungai Bengawan Solo. Rencananya Pemprov Jatim akan mengumpulkan benih biji-bijian untuk ditebar melalui udara.

“Didaerah bantaran sungai Bengawan Solo banyak yang gundul. Saya punya rencana lain dalam waktu dekat dengan mengumpulkan dan menebar biji-bijian apa saja menggunakan helicopter,” pungkasnya.(div)

Loading...

baca juga