
Surabaya, (DOC) – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik. Fokusnya kali ini adalah pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).
Penegasan tersebut ia sampaikan dalam rapat koordinasi bersama Kepala Dispendukcapil, Eddy Christijanto, dan jajaran, Senin (14/4/2025) di Mal Pelayanan Publik Siola.
Dalam arahannya, Eri menekankan bahwa pelayanan harus jelas, transparan, dan bebas dari pungutan liar. Ia meminta agar setiap permohonan di tangani secara langsung, tanpa di persulit.
“Saya minta pelayanan jelas. Kalau ada warga mengurus izin, harus tahu sejak awal apakah di terima atau di tolak. Jangan di lempar-lempar,” tegasnya.
Beberapa Masalah di Lapangan
Ia juga menyoroti beberapa masalah yang masih terjadi di lapangan. Mulai dari penolakan izin tanpa penjelasan, barcode yang kurang efektif, hingga kecenderungan menyarankan warga menyelesaikan masalah ke pengadilan.
Sebagai contoh, Eri menyebut kasus pengajuan akta perkawinan. Permohonan itu di tolak karena ada perbedaan nama antara Kartu Keluarga dan surat dari gereja. Pemohon kemudian di minta menyelesaikannya di pengadilan.
Menurut Eri, itu seharusnya bisa di selesaikan dengan verifikasi langsung ke pihak gereja.
“Kalau surat dari gereja, bisa di konfirmasi ke sana. Cukup lampirkan foto dan data diri. Jangan langsung di lempar ke pengadilan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pelayanan tidak boleh di buat rumit. Jika ada perbedaan data, Dispendukcapil harus menjelaskan prosedur tetap (protap) atau SOP-nya dengan gamblang.
“Setelah itu, berikan solusi konkret. Kecuali memang aturannya tidak memungkinkan,” tambahnya.
Soal pungutan liar, Eri bersikap tegas. Ia tidak segan memberikan sanksi berat bagi petugas yang terbukti melanggar.
“Saya pastikan itu tidak boleh terjadi lagi. Kalau ada yang main-main, langsung saya pecat,” kata dia.
Sebagai bentuk pengawasan, Eri menyatakan akan kembali melakukan pengecekan langsung ke Dispendukcapil.
“Hari Kamis saya akan datang lagi, memastikan apa yang kita bahas hari ini benar-benar di jalankan,” ucapnya.
Ia berharap, upaya ini bisa mendorong pelayanan publik di Surabaya menjadi lebih baik dan benar-benar di rasakan manfaatnya oleh masyarakat. (r6)




