Pedagang dan Guru Divaksin Covid-19, PDI-P: Terima Kasih Eri Cahyadi-Armuji

Pedagang dan Guru Divaksin Covid-19, PDI-P: Terima Kasih Eri Cahyadi-Armuji

Surabaya, (DOC), – PDI Perjuangan (PDI-P) Kota Surabaya membahas agenda-agenda kerja kerakyatan dengan Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji, terutama yang berkaitan dengan kepentingan wong cilik.

Itu berlangsung dalam pertemuan di Kantor DPC PDI-P Kota Surabaya, (22/3/2021). “Pak Wali Kota dan Pak Wawali memulai tradisi yang bagus, dengan silaturahmi ke kantor partai-partai politik. Salah satunya PDI-P. Kemarin kami ngobrol gayeng terkait pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19,” kata ujar Ketua DOC PDI-P Kota Surabaya Adi Sutarwijono dalam rilisnya, Rabu (24/3/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut hadir Wali Kota Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Armuji, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono, dan jajaran pengurus DPC PDI-P Kota Surabaya. Ada juga Ketua Fraksi PDI-P Syaifuddin Zuhri, pimpinan Komisi-Komisi DPRD Kota Surabaya dari kader PDI-P yakni Baktiono, Budi Leksono, Anas Karno dan Khusnul Khotimah.

Salah satu isu yang dibahas, kata Awi, panggilan Adi Sutarwijono, vaksinasi terhadap para pedagang, pelaku UMKM, dan pelaku sektor informal, serta para guru dan insan pendidikan. “PDI-P sangat getol memperjuangkan itu. Terlebih Pak Eri Cahyadi dan Pak Armuji adalah kader-kader PDI-P. Kami bersyukur dan berterima kasih, berkat kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kini sudah mulai dilakukan vaksinasi terhadap pedagang-pedagang pasar, kemudian menyusul para guru dan tenaga pendidikan,”jelas Awi.

Dia menambahkan, PDI-P juga menilai bahwa selama masa pandemi Covid-19, para pelaku UMKM, pedagang pasar, PKL, serta pelaku sektor informal, bisa bertahan hidup dan turut menggerakkan roda ekonomi Kota Surabaya. “Karena bersentuhan langsung dengan masyarakat, para pedagang, guru, pelaku UMKM, harus diproteksi dari penularan Covid-19,”ungkap dia.

Begitu juga dengan perbaikan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Surabaya. Menyusul kerja sama Pemkot Surabaya dan BPJS Kesehatan, pada 17 Maret lalu, tentang berlakunya program Jaminan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage). Yang berlaku mulai 1 April 2021. “Dimana surat keterangan miskin (SKM) dihapus, dan cukup dengan menyerahkan KTP, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Kami memuji langkah cerdas Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji,” tandas Awi.

Lebih jaih, dia mengatakan, PDI-P sebagai partai pengusung tunggal Eri Cahyadi-Armuji dalam Pilkada 9 Desember 2020, akan memback-up penuh pemimpin baru Surabaya itu, yang mengusung semboyan “Meneruskan Kebaikan.”

“Kami back- up penuh Pak Eri Cahyadi-Pak Armuji yang bekerja untuk menuntaskan pandemi Covid-19. Semoga Surabaya segera memasuki zona hijau. Selain itu juga melakukan upaya-upaya pemulihan ekonomi, dan kebijakan-kebijakan lain yang pro rakyat. Yang membuat Surabaya lebih maju, lebih sejahtera, adil dan merata,”pungkas dia. (dhi/fr)