Pemerintah Siapkan Dana Rp 27 T Dirikan BLK Berbasis Pesantren

Surabaya,(DOC) – Dalam membantu percepatan kompetensi tenaga kerja di lingkungan Pondok Pesantren, pemerintah melalui Kementrian Tenaga Kerja akan menganggarkan Rp 27 trilliun untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di lingkungan Pondok Pesantren.

“Kita akan bangun 1000 titik BLK di pesantren ditahun 2019,” kata Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dakari usai pengukuhan Mahasiswa Baru Tahun ajaran 2019 Universitas Nahdlatul Ulama (NU) Surabaya di gedung Dyandra Convention Hall.

Hanif menambahkan pembangunan BLK di pesantren ini merupakan wujud konkrit prioritas pembangunan oleh pemerintah pusat dalam hal peningkatan kwalitas sumber daya manusia. Setelah dimulainya pembangunan infra struktur sejak dimulainya pemerintahan presiden Joko Widodo. 

“Pembangunan balai latihan kerja di pesantren ini untuk berbagai macam kejuruan yang diharapkan bisa dimanfaatkan oleh santri dan masyarakat sekitar,” lanjut Hanif.

Hanif mengungkapkan kalau 58 persen angkatan kerja kita adalah lulusan SD dan SMP itupun tidak semuanya lulus. Sehingga mereka banyak yang menjadi pekerja kasar kalau bekerja di sektor formal.

“Kondisi ini merupakan tantangan besar pemerintah untuk meningkatkan kwalitas keahlian mereka ” kata Hanif.

Saat menghadiri pengukuhan, Hanif Dhakiri juga memberikan kuliah umum didepan para mahasiswa baru itu. Hanif mendorong agar para mahasiswa ini nantinya tidak gagap akan perkembangan tekhnologi.

Menurutnya akan banyak muncul pekerjaan baru yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. “You tuber misalnya yang bisa menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya. Masyarakat dituntut untuk bisa beradaptasi terhadap cepatnya perubahan pola kerja,” pungkasnya.(lm/r7)