Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota Surabaya resmi mengumumkan pembukaan Konsolidasi Pengadaan Bahan Material Konstruksi berupa semen untuk Tahun Anggaran (TA) 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemkot memperkuat tata kelola pengadaan barang/jasa sekaligus membuka ruang partisipasi yang luas bagi pelaku usaha di sektor material konstruksi.
Pengumuman tersebut di tujukan kepada prinsipal, pabrikan, produsen, hingga penyedia material konstruksi yang memenuhi kualifikasi untuk ikut serta dalam proses pengadaan.
Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan (BPBJAP) Kota Surabaya, Aly Murtadlo, menjelaskan bahwa paket pengadaan di fokuskan pada pemenuhan kebutuhan material strategis guna mendukung pembangunan infrastruktur kota.
“Paket pengadaan ini mencakup penyediaan material konstruksi berupa semen yang telah di tetapkan sesuai spesifikasi teknis,” ujar Aly, Rabu (28/1/2026).
Ia menambahkan, seluruh pembiayaan pengadaan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya TA 2026. Untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan, penyusunan konsolidasi pengadaan ini mendapat pendampingan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
“Selain itu, konsolidasi pengadaan ini juga melibatkan Tenaga Ahli Sipil dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS),” jelasnya.
Pendampingan tersebut, lanjut Aly, di lakukan untuk memastikan seluruh tahapan konsolidasi berjalan sesuai peraturan perundang-undangan, berbasis data kebutuhan riil, serta mengedepankan prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas.
“Dengan pendampingan ini, kami berharap pelaksanaan pengadaan lebih terukur dan akuntabel, sekaligus mampu meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur di Kota Surabaya,” tegasnya.
Jadwal Proses Pengadaan
Proses pengadaan di jadwalkan berlangsung di Kantor Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Surabaya di Jalan Sedap Malam Nomor 1. Informasi lengkap terkait konsolidasi pengadaan juga dapat di akses melalui portal resmi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kota Surabaya.
Selain itu, Pemkot Surabaya telah menyediakan dokumen pemilihan yang memuat jadwal kegiatan, persyaratan, serta pedoman pelaksanaan bagi calon peserta. Dokumen tersebut dapat di akses melalui akun Instagram resmi BPBJAP Surabaya, sementara pengunggahan dokumen penawaran di lakukan melalui formulir daring sesuai ketentuan yang di tetapkan.
Dengan di bukanya konsolidasi pengadaan bahan material konstruksi ini, Pemkot Surabaya berharap dapat menjaring penyedia yang kompeten dan profesional untuk mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur kota pada TA 2026.
“Ketentuan pengumuman dan unduh dokumen pemilihan serta spesifikasi teknis berlangsung pada 22–28 Januari 2026. Sedangkan pemasukan atau unggah dokumen penawaran di lakukan pada 28 Januari hingga 3 Februari 2026,” paparnya.
Karena itu, Aly mengimbau seluruh peserta untuk mempelajari dokumen secara saksama dan menyampaikan penawaran sesuai spesifikasi teknis serta ketentuan yang telah di tetapkan.
“Kami mengundang seluruh prinsipal, pabrikan, produsen, dan penyedia material konstruksi yang memenuhi kualifikasi untuk berpartisipasi,” pungkasnya. (r6)





