Petugas Kebersihan Disabilitas Jadi Korban Begal, Ini Respon Wali Kota

petugas kebersihanSurabaya,(DOC) – Seorang petugas kebersihan yang merupakan penyandang disabilitas di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya jadi korban begal di area Balai Kota Surabaya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi merespon musibah tersebut.

Menurutnya, musibah ini bisa menjadi pembelajaran bagi yang lainnya. Ia mengingatkan pada semua pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, untuk selalu berhati-hati.

Bacaan Lainnya

“Ya ini menjadi pembelajaran, kemarin sudah di sampaikan, kalau membersihkan atau apa taruhlah di tempat aman, apalagi kemarin jam 3.20, sek gurung (belum) subuh, lah itu saya berharapnya menjadi pembelajaran buat kepala dinas khususnya Pemkot untuk menyampaikan kepada anak buahnya untuk lebih berhati-hati,” ujar Eri Cahyadi.

Mengetahui korban adalah Satgas kebersihan dari DLH Kota Surabaya, Eri malah mengingatkan bahwa pekerja atau korban yang bernama Siti Alifah (48), tidak memarkirkan motornya di tempat aman.

“Karena kemarin di taruh di dalam Taman Surya onok seng jogo yo pasti aman, Ojo maneng di taruh di pinggir dalam rodok adoh, lah ini yang memang perhitungan kita, saya sampaikan yok opo dengan disabilitas jadi bagaimana cara menyediakan tempat parkirnya, harus di atur, tidak bisa hanya di letakkan di sebelahnya,” terangnya.

Menurut Eri, saat pembegalan terjadi suasana di Balai Kota masih sepi. Karena sepi itulah, para pelaku yang berjumlah 4 orang melancarkan aksinya.

“Kalau kondisi ramai gak mungkin, tapi kan kemarin malam, gak ono seng metu (tidak ada yang keluar). Kemarin Jatanras juga tak lihat CCTV, sekarang lagi bergerak. Semoga penanganan pelakunya segera di tangkap,” jelas Eri.

Siti Alifah Beri Kesaksian di TKP

Di berita sebelumnya, Siti Alifah menjadi korban pembegalan oleh 4 orang pelaku. Alifah terpaksa menyerahkan motor Beat nya, setelah ia di todong oleh celurit oleh salah satu pelaku pembegalan.

Siti Alifah adalah salah satgas kebersihan dari penyandang disabilitas DLH Kota Surabaya. Tugasnya adalah membersihkan tong sampah di sekitar Balai Kota Surabaya.

Saat kejadian, ia sengaja membawa motornya, karena motornya di gunakan sebagai “kaki”nya, karena memang Siti Alifah kekurangan dalam berjalan.

Pihak kepolisian setempat sudah melakukan investigasi perihal kejadian ini. Bahkan korban di mintai kesaksian di area tempat kejadian perkara (TKP), sampai Balai Kota Surabaya, Jalan Sedap Malam.(ang/r7)