Pj Bupati: Paskibraka Putri Tetap Berhijab saat Upacara HUT RI

Paskibraka Putri berhijabLumajang,(DOC) – Penjabat Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, telah memberikan kepastian bahwa seluruh anggota Paskibraka putri di Kabupaten Lumajang akan tetap di perbolehkan berhijab selama pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke-79.

Hal ini di sampaikannya sebagai respons terhadap berbagai pertanyaan mengenai kebijakan penggunaan hijab dalam acara tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami memastikan bahwa tidak ada kendala terkait penggunaan hijab oleh para Paskibraka putri,” tegas Indah Wahyuni.

Paskibraka putri yang berhijab akan tetap dapat berpartisipasi dalam upacara dengan mengenakan atribut keagamaan mereka.

“Kami memastikan bahwa pada upacara 17 Agustus mendatang, seluruh Paskibraka putri yang berhijab akan tetap di perbolehkan mengenakan hijab,” tegas Indah Wahyuni.

Anggota Paskibraka putri. Shifa Safana, salah satu anggota Paskibraka, membantah kabar yang beredar mengenai pelarangan penggunaan hijab. Ia menegaskan bahwa tidak ada aturan semacam itu di Lumajang, dan setiap anggota bebas untuk memilih apakah akan mengenakan hijab atau tidak.

“Saya akan tetap mengenakan hijab saat pengibaran bendera nanti,” ujar Shifa.

Senada dengan Shifa, Mey Shella Gladys Amirtha juga menyatakan ketidaksetujuannya terhadap aturan yang mengharuskan pelepasan hijab.

Ia menegaskan bahwa di Lumajang, setiap individu memiliki kebebasan untuk beragama, termasuk dalam hal berpakaian.

“Jika ada aturan seperti itu, Tetapi di Lumajang tidak ada. Tapi saya tetap akan memilih untuk mengenakan hijab,” tegas Mey.

Sebanyak 75 pemuda-pemudi terbaik Lumajang telah resmi di kukuhkan sebagai anggota Paskibraka. Mereka terdiri dari 40 putra dan 35 putri yang akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan HUT RI ke-79 di Alun-Alun Lumajang.(imam)