D-ONENEWS.COM

Posting Ancaman ke Presiden, Guru Honorer Asal Madura Diringkus Polisi

Pamekasan,(DOC) – Sejumlah personil dari Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa timur menangkap seorang guru honorer yang dianggap telah menebar ujaran dan menyebarkan berita hoax di sosial media.

Guru honorer tersebut bernama Hairil Anwar (35) asal Pamekasan Madura.

Dia ditangkap lantaran telah menebar ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo dan salah satu kabinetnya, Wiranto.

Pelaku juga menyebarkan berita bohong alias hoax lewat akun media sosial yang menggunakan nama samaran Putra Kurniawan.

“Seorang guru SD. Di akun media sosial sudah ada beberapa postingan ancaman ke Presiden dan ke tokoh nasional,” jelas AKBP Cecep Susatiya, Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.

Pihak kepolisian kini menggandeng ahli bahasa untuk menetapkan postingan pelaku tersebut, termasuk ancaman atau hasutan.

“Saat diperiksa tadi, bilangnya ingin ikut-ikutan berkomentar politik,” tambahnya.

Pelaku kini ditahan di Mapolda Jatim. Terancam pasal berlapis UU – ITE pasal 28 ayat 2 dan pasal 207 KUHP,” pungkasnya.(hadi/r7)

Loading...