
Bekasi,(DOC) – Direktur Utama PT Waskita Karya Destiawan Soewardjono siap mendukung keputusan Kementerian Sosial RI untuk memberi peluang kerja bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
“Kesempatan dan peluang di proyek itu ada. Apalagi, para PPKS ini sudah mendapatkan pelatihan, menurut kami ini baik. Sehingga, kami tidak perlu banyak melatih. Terlebih pekerjaan di proyek ini adalah pekerjaan kasar yang bisa dilakukan semua orang,” ujarnya.
Seperti pada pemberitaan sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini telah mengantarkan 15 orang PPKS untuk bekerja di PT Waskita Karya, di kantor Proyek Pembangunan Tol Becakayu, Bekasi Jawa Barat, Kamis(21/01/2021).
Perusahaan BUMN ini, akan memperkerjakan mereka sesuai dengan keterampilan yang dikuasainya.
Menurut Destiawan, Waskita Karya memiliki banyak proyek yang bisa menampung PPKS, selama proyek itu masih banyak aktivitasnya.
“Kami juga akan menyiapkan tempat bagi mereka,” katanya.
Sementara itu, Pertinatus Aunsi (44), salah satu PPKS asal Manado, yang sudah berada di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis (BRSEGP) “Pangudi Luhur” Bekasi mengungkapkan, rasa syukurnya karena telah bekerja di PT Waskita Karya.
“Terima kasih kepada Bu Risma, dan Balai Pangudi Luhur Bekasi yang sudah memberi kepercayaan kepada saya untuk bekerja di sini. Harapan saya, ke depan saya dapat menabung untuk membeli rumah,” katanya.
Selama di balai pelatihan Pangudi Luhut Bekasi, ia mendapatkan berbagai pelatihan berupa budidaya ikan lele, membuat pupuk kompas, dan budidaya tanaman hidroponik sampai montir.
Sementara itu, Mensos Risma sendiri berjanji akan melakukan pembinaan PPKS sampai penempatan kerja di Waskita Karya seluruh balai se Indonesia, bukan hanya di Jakarta dan Bekasi saja.
Mensos yakin dengan mendapat pekerjaan rutin, para PPKS tersebut akan mendapatkan pemasukan maupun kehidupan yang lebih layak.
“Saya bertanya pendapatan mereka, (kata mereka—red.) Rp 30 ribu dan itu kadang untuk berdua. Kita bayangkan, bagaimana mereka bisa sewa rumah, mengontrak, apalagi membeli,” kata Mensos Risma saat menyerahkan PPKS di dampingi Dirjen Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat.
Menurut dia, Balai milik Kemensos se Indonesia akan bermitra dengan Waskita Karya, dalam membuka kesempatan PPKS hasil binaan Kemensos bekerja di proyek-proyek.
“Nantinya juga akan ada pekerjaan untuk mereka di Waskita Karya di seluruh Indonesia, tidak hanya di sini,” pungkasnya.(robby)




