Surabaya,(DOC) – Untuk melayani kasus COVID-19 di Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menambah rumah sakit rujukan menjadi 73 rumah sakit dari jumlah sebelumnya sebanyak 65 rumah sakit.
“Penambahan jumlah rumah sakit ini untuk memaksimalkan penanganan layanan,” ungkap Khofifah di gedung negara Grahadi, Jumat(27/3/2020).
Sementara itu, sebanyak 18.400 alat rapid test diterima Pemprov Jatim dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan sumbangan yayasan Tzu Chi Buddha, mulai di distribusikan ke seluruh rumah sakit yang menjadi rujukan melayani pasien COVID-19.
Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak menyatakan, Kemenkes memberikan 8.400 alat dan sisanya 10.000 alat hasil sumbangan dari yayasan Tzu Chi Buddha.
Prioritas alat rapid test akan diberikan kepada orang dalam pemantauan (ODP) dan para tenaga medis yang menangani pasien COVID-19.
“Seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Jawa Timur akan mendapatkan rapid test. Nanti Dinas Kesehatan setempat juga dapat,” kata Emil.
Seperti pada pemberitaan sebelumnya, jumlah ODP di Jawa Timur kini telah mencapai 3.871 jiwa, atau bertambah dari jumlah ODP sehari sebelumnya sebanyak 3.055 jiwa.(hadi/div)





