Satpol PP Amankan Lima Pelaku Vandalisme di Jalan Raya Darmo

Surabaya, (DOC) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya kembali menemukan aksi vandalisme di Kota Pahlawan. Kali ini, kejadian berlangsung di Jalan Raya Darmo pada Senin (2/12/2024). Dalam operasi tersebut, lima pemuda tertangkap basah membawa 20 botol pilox. Petugas yang berjaga segera mengamankan mereka dan membawa ke kantor Satpol PP Surabaya.

Bacaan Lainnya

Menurut Kepala Bidang Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Surabaya, Irna Pawanti, kelima pemuda itu langsung menjalani proses pendataan dan pembinaan.

“Dari hasil pendataan, mereka berusia sekitar 20 tahun dan berstatus sebagai mahasiswa,” ungkap Irna.

Sebagai bentuk tanggung jawab, para pelaku di wajibkan mengecat kembali tembok yang telah menjadi sasaran aksi vandalisme. Tiga lokasi menjadi prioritas pengecatan ulang, yaitu Jalan Simpang Dukuh, Jalan Genteng Kali, dan Jembatan Peneleh.

“Kami berharap, sanksi ini memberikan efek jera kepada mereka,” kata Irna.

Selain mengecat, para pelaku di minta menandatangani surat pernyataan. Melalui surat tersebut, mereka berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di masa depan.

Kreativitas yang Salah Tempat

Irna menilai bahwa apa yang di lakukan para pelaku sebenarnya menunjukkan kreativitas. Namun, tindakan mereka di anggap tidak sesuai dengan tempat dan aturan yang ada.

“Kreativitas seperti ini seharusnya di arahkan ke tempat yang benar. Jika tidak, justru merusak keindahan kota,” jelasnya.

Satpol PP berkomitmen untuk terus berpatroli guna menekan aksi vandalisme di Kota Surabaya. Apabila pelaku yang sama kedapatan mengulangi perbuatannya, mereka akan di kenakan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring).

“Kami tidak segan-segan memberikan sanksi tegas kepada mereka yang mengulangi kesalahan ini,” tegas Irna.

Irna juga meminta masyarakat untuk aktif melaporkan jika melihat aksi vandalisme. Laporan dapat di sampaikan melalui Command Center 112 atau aplikasi WargaKu. Masyarakat juga bisa langsung menghubungi petugas Satpol PP yang bertugas di lingkungan mereka.

Baca Juga:  Serahkan Sertipikat Tanah Program PTSL, Wali Kota Eri Cahyadi: Kita Harus Selesaikan Semuanya Biar Tidak Ada Mafia Tanah!

“Peran aktif masyarakat sangat membantu kami menjaga kebersihan dan keindahan kota,” tuturnya.

Lebih lanjut, Irna mengimbau para orang tua untuk memantau aktivitas anak-anak mereka. Ia menekankan pentingnya mengarahkan anak-anak yang memiliki bakat menggambar ke jalur yang positif. Kerja sama dengan sekolah atau perangkat wilayah seperti RT/RW bisa menjadi solusi untuk menyediakan ruang kreatif bagi mereka.

“Kami berharap orang tua lebih peduli. Bakat menggambar anak-anak perlu di arahkan agar di salurkan di tempat yang tepat,” pungkasnya. (r6)

Pos terkait