Surabaya,(DOC) – Pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomer urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni (AHY-Sylvi), diyakini bakal memimpin Jakarta lima tahun kedepan.
Klaim tersebut, disampaikan Sekjen DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan yang mengaku, Paslon Gubernur DKI yang diusung Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN, telah menguasai seluruh kantong suara di wilayah DKI. Tinggal satu yang masih digarap, yaitu di Jalan Proklamasi.
Bahkan Hinca mengklaim, seluruh lembaga survei menempatkan pasangan AHY-Sylvi berada di atas dua kompetitornya, yaitu pasangan incumbent Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) dan Anis Baswedan-Sandiaga S Uno.
Ini dikatakan Hinca saat melantik sekitar lebih dari 100 pengurus DPD Demokrat Jawa Timur di Surabaya, Minggu (8/1/2017). “Kami tidak takut, kantong-kantong Demokrat telah kita kuasai, di Jakarta tinggal di Jalan Proklamasi. Oleh karena itu, AHY kita siapkan, sampai akhir tahun (2016), menurut semua survei, AHY berada di atas dua pasangan lainnya,” kata Hinca dalam pidatonya usai proses pelantikan.
Selanjutnya, usai Pilkada DKI Jakarta yang sesuai agenda akan digelar pada Febuari mendatang, Demokrat akan kembali memanaskan Pilgub Jawa Timur 2018.
“Pilkada 2018, adalah Pilkada serentak ketiga. Pilkada ketiga, di Jawa Timur, Pilkada terbesar. Untuk itu, setelah Jakarta, kita akan konsentrasi di Jawa Timur. Kita akan keliling ke 38 kabupaten/kota,” kata Hinca penuh semangat di hadapan ribuan kader Demokrat di Jawa Timur.
Tak hanya itu, Demokrat juga berniat membangun kekuatan untuk kembali memenangkan Pilpres 2019. Suara Demokrat sempat merosot ke posisi empat di 2014. Padahal, di 2009, partai berlogo segitiga mercy ini sempat merasakan menjadi penguasa.
“Pada bulan April, kerja-kerja politik akan kita lakukan. Partai ini harus menjemput bola, jika ingin kembali memenangi (Pemilu) 2019,” tegas Hinca.(bl/r7)