
Surabaya, (DOC) – Program Studi Administrasi Publik FISIBPOL UPN “Veteran” Jawa Timur menggelar Seminar Nasional bertema “Transparansi, Trust, dan Partisipasi: Pondasi dalam Tata Kelola Pemerintahan yang Tangguh”, Rabu (7/5/2024), di Ruang Penida Noor.
Seminar ini menghadirkan perpaduan sudut pandang praktis dan akademis dari dua narasumber utama, yakni
Dr. Moch. Ali Mashuri, M.Si (Analis Kebijakan Bapperida Kota Mojokerto), dan Dr. Tri Yuniningsih, M.Si (Dosen FISIP UNDIP). Acara ini di ikuti ratusan peserta dari kalangan mahasiswa dan praktisi kebijakan publik.
Dr. Ali Mashuri menegaskan bahwa pemerintahan yang tangguh tidak bisa di bangun tanpa transparansi, kepercayaan, dan partisipasi aktif warga. Ia mencontohkan berbagai inovasi daerah seperti di Kota Mojokerto yang menekankan keterbukaan informasi.
“Transparansi bukan sekadar membuka data, tapi menciptakan ruang partisipatif. Dari situ tumbuh kepercayaan publik, lalu muncul keterlibatan,” jelasnya.
Senada dengan itu, Dr. Tri Yuniningsih menggarisbawahi pentingnya etika, integritas, dan akuntabilitas sebagai fondasi kepercayaan publik.
“Trust lahir dari konsistensi pemerintah menjalankan nilai moral publik,” tegasnya.
Ketua Panitia, Bagus Nuari Harmawan, MPA, menyebut seminar ini relevan dengan kondisi global yang penuh ketidakpastian. Ia menekankan perlunya robust governance—tata kelola yang kuat, adaptif, dan tahan guncangan—di tengah krisis iklim, ekonomi, dan politik.
“Pemerintah tak cukup hanya prosedural. Harus responsif, tahan banting, dan tetap melayani. Itu hanya mungkin jika transparansi, trust, dan partisipasi jadi prinsip utama,” katanya.
Dekan FISIBPOL, Dr. Catur Suratnoaji, mengapresiasi kegiatan ini sebagai forum reflektif sekaligus dorongan nyata untuk memperkuat reformasi birokrasi.
“Ini bukan hanya teori, tapi cermin realitas. Mahasiswa harus siap ambil peran dalam perbaikan tata kelola ke depan,” ujarnya. (r6)





