Siswi Korban Keracunan MBG Diduga Hilang Ingatan, DPR Bilang Begini

Jakarta (DOC) – Wakil Ketua DPR Saan Mustopa menanggapi kabar siswi bernama Febiona Purba (16), korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG), di Kabupaten Karo yang diduga mengalami gangguan ingatan. Saan meminta Badan Gizi Nasional (BGN) serius menangani kasus tersebut.

Bacaan Lainnya

“Tentu yang pertama kita minta ya dari BGN bahkan dari apa instansi-instansi yang terkait untuk bisa menangani mereka secara serius ya, mereka secara serius dan sungguh-sungguh agar dampak dari keracunan MBG itu, itu anaknya bisa segera pulih kembali ya, secara kesehatan dan juga yang lainnya,” kata Saan, dikutip Kamis (10/9/2026)..

“Jadi sekali lagi apa, kami meminta agar ditangani secara serius karena ini sudah pada level yang cukup memprihatinkan ya. Ini penting untuk segera ditangani,” sambungnya.

Saan mengatakan kasus tersebut punya risiko lebih serius dibandingkan kasus keracunan lain. Sebab itu, dia meminta BGN cepat menanganinya.

“Kalau yang ini kan sudah berisiko karena kehilangan ingatan, masuk dalam penyakit-penyakit yang memang dampaknya sangat kronis kan gitu. Nah, karena itu, baik pemerintah daerah, terutama juga dari BGN memang untuk mengambil tindakan yang lebih cepat dan lebih serius lagi,” jelasnya.

Saan juga menyoroti biaya pemulihan kesehatan anak korban keracunan MBG. Dia meminta persoalan pembiayaan pengobatan turut diperhatikan dan ditanggung pemerintah.

“Termasuk, termasuk juga karena kan pasti mereka yang mendapat keracunan itu kan berasal dari kalangan keluarga yang kurang mampu kan. Nah, karena itu, terkait dengan soal pembiayaan untuk pemulihan kesehatan anak tersebut juga perlu diperhatikan dan perlu untuk ditanggung secara sungguh-sungguh juga,” tuturnya. (rd)