D-ONENEWS.COM

Sudah Paparkan Program Ke Bacawali Machfud Arifin, PKB Berharap Mujiaman Dipilih

Foto: Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf

Surabaya,(DOC) – Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada, Mujiaman Sukirno tetap menjadi incaran DPC PKB Surabaya untuk maju sebagai Calon Wakil Wali Kota (Cawawali) Surabaya mendampingi Bakal Calon Wali Kota (Bacawali) Machfud Arifin.

Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf, menyatakan, Dirut PDAM bila berpasangan dengan Bacawali Machfud Arifin, maka diyakini mampu mendongkrak perolehan suara dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya nanti.

Namun, lanjut Musyafak, semuanya keputusan tetap tergantung pada Cawali Machfud Arifin. Bahkan sejauh ini koalisi Parpol belum mendapat lampu hijau Machfud Arifin untuk mengajukan Bacawawali pendampingnya.

“Kalau sudah dipersilahkan kita sudah punya jago tapi kalau belum ya kita belum ajukan, karena tidak etis dan tidak enak dengan partai lain” ungkap Musyafak, Kamis(06/03/2020).

Ia mengaku, bahwa Mujiaman telah dipertemukan PKB dengan Cawali Machfud Arifin untuk pemaparan program-programnya dalam menata kota Surabaya kedepan.

“Pak Mujiaman sudah bertemu Pak Machfud untuk memaparkan programnya. Tapi Pak Machfud kan ngetest yang lain juga. Kalau nanti, yang lain njawabnya ae..ao.., ya Pak Mujiaman bisa dipilih,” tambahnya.

Musyafak tak menampik, jika Mujiaman bukan berasal dari kalangan aktifis partai atau organisasi massa. Dirut PDAM yang akan habis masa jabatannya tersebut, kata Musyafak, murni kalangan profesional handal. “Ini bisa dibuktikan bahwa, praktis tidak ada masalah serius terhadap PDAM, selama masa kepemimpinan Mujiaman,” katanya.

Bacawawali yang diusulkan PKB, lanjut Musyafak, bukan hanya sosok yang nantinya hanya menjadi pajangan pendamping Cawali saja. Tapi memiliki peran untuk kemajuan kota Surabaya kedepan. “Pokoknya Pak Machfud ga rugi, kalau wakilnya Pak Mujiaman tidak rugi. Jujur yang pingin jadi Bacawawali itu banyak, tapi mereka minta enaknya saja. Mereka ingin Bacawawali diusung PDIP, baru kalau tidak cocok dengan rekomendasi PDIP mau ke PKB. Ya pasti tidak bisa begitu,” tandasnya.(robby)

Loading...

baca juga