Jakarta (DOC) – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja se-Indonesia (KSPI) Said Iqbal telah resmi diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Said menyatakan dirinya akan memperjuangkan nasib buruh dari dalam pemerintahan.
Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Kepres 58/P tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Said Iqbal menjelaskan keputusannya menerima pinangan dari Istana untuk menjadi Penasihat Khusus Presiden sudah didiskusikan secara langsung dengan timnya di KSPI dan Partai Buruh.
“Setelah didiskusikan di KSPI dan kawan-kawan buruh kami memutuskan untuk berjuang di dalam. Secara platform perjuangan, keberpihakan presiden Prabowo dan kaum rakyat kecil mendorong kami untuk berikan masukan. Jadi menjaga keseimbangan,” papar Said Iqbal, dikutip Selasa (9/6/2026).
Dia mengatakan selama ini pihak pengusaha seringkali memberikan masukan secara langsung kepada menteri-menteri perekonomian. Kali ini kalangan buruh juga bisa memiliki suara secara langsung di ranah pemerintahan.
“Karena kawan pengusaha kan misal ya, kita melihat secara kasat mata melalui Pak Luhut, Pak Bahlil, Pak Airlangga banyak mendapat masukan perihal yang bersifat dengan kepemilikan modal,” ujar Said Iqbal.
“Saya beranikan diri ikhtiar dan ijtihad bahwa saya juga harus berikan keseimbangan terhadap apa yang mau disuarakan kawan kawan buruh,” tegasnya.
Prosesi pelantikan Said Iqbal berlangsung di Istana Negara pada Senin (8/6/2026) sore digelar bersamaan dengan pengangkatan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. (rd)