Petani Tebu Dorong Penguatan Mekanisasi Lahan Demi Percepat Swasembada Gula

Petani Tebu Dorong Penguatan Mekanisasi Lahan Demi Percepat Swasembada Gula
Ilustrasi petani tebu. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC) – Para petani tebu dari berbagai daerah mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari Kementerian Pertanian (Kementan), sekaligus mendorong penguatan program mekanisasi pertanian untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi panen.

Langkah ini dinilai menjadi kunci strategis dalam mempercepat pencapaian target swasembada gula nasional. Perwakilan petani tebu, Sunardi Edy Sukamto, mengungkapkan bahwa berbagai intervensi pemerintah di lapangan seperti Program Bongkar Ratoon untuk peremajaan tanaman, penyediaan bibit unggul gratis, hingga bantuan pengolahan lahan tanpa biaya telah dirasakan langsung manfaatnya oleh para petani.

Bacaan Lainnya

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian atas perhatian dan dukungan nyata ini. Program bongkar ratoon hingga bantuan bibit gratis sangat membantu meningkatkan produktivitas dan menjadi penyemangat kami di lapangan,” ujar Sunardi, Jumat (24/7/2026).

Meski demikian, Sunardi menekankan pentingnya keberlanjutan dukungan tersebut, khususnya melalui modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan). Ketersediaan teknologi modern seperti traktor dan mesin panen dinilai sangat krusial untuk mengefisiensikan waktu kerja serta memangkas ongkos operasional yang selama ini cukup tinggi.

“Ke depan, kami sangat berharap pemerintah dapat memperluas bantuan alat mekanisasi bagi kelompok tani. Dengan mekanisasi yang lebih baik, proses budidaya menjadi jauh lebih cepat, efisien, dan hasil produktivitas petani bisa melonjak signifikan,” tambahnya.

Para petani meyakini bahwa kolaborasi solid antara pemerintah, kelompok tani, dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) merupakan fondasi utama untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mewujudkan kemandirian gula di Indonesia.

Baca Juga:  PT SGN–TNI AL Perkuat Sinergi Hilirisasi Tebu di Jawa Timur

Pos terkait