Telkom University Surabaya Dampingi UMKM Lokal Perkuat Identitas Produk

Telkom University Surabaya Dampingi UMKM Lokal Perkuat Identitas Produk
Pelatihan UMKM yang digelar Telkom University Surabaya. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC)Telkom University Surabaya melalui Program Studi Bisnis Digital menggelar pendampingan bagi UMKM binaan Telkom CDC Witel SBS (Surabaya Selatan). Kegiatan ini dilakukan untuk menghadirkan solusi nyata bagi pelaku usaha yang ingin berkembang.

Kegiatan bertajuk “Penguatan Brand Identity dan Brand Communication pada UMKM dalam Meningkatkan Daya Saing di Era Bisnis Digital” tersebut difokuskan pada penguatan identitas merek dan strategi komunikasi digital agar pelaku usaha mampu bersaing di tengah ketatnya kompetisi pasar.

Bacaan Lainnya

Melalui program ini, mahasiswa dan dosen Telkom University Surabaya mendampingi para pelaku UMKM untuk memahami pentingnya membangun merek yang kuat. Tidak hanya memiliki produk berkualitas, UMKM juga didorong mampu menghadirkan identitas usaha yang jelas, profesional, dan mudah dikenali konsumen.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Telkom University Surabaya, Krisnayanti Aditasari, mengatakan banyak UMKM sebenarnya telah memiliki produk yang baik, namun belum didukung identitas merek yang kuat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membantu pelaku UMKM memahami karakter usahanya serta mampu mengomunikasikan keunggulan produknya secara lebih efektif kepada konsumen,” ujar Krisnayanti, Sabtu (20/6/2026).

Dalam pendampingan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai elemen brand identity, mulai dari logo, warna, kemasan, tagline, gaya visual hingga cara sebuah merek berinteraksi dengan konsumennya. Identitas yang kuat dinilai mampu meningkatkan kepercayaan pasar sekaligus menjadi pembeda di tengah persaingan yang semakin ketat.

Program ini juga lahir dari berbagai tantangan yang masih dihadapi UMKM binaan, seperti kemasan yang belum mencerminkan posisi produk, belum adanya tagline yang merepresentasikan nilai usaha, hingga komunikasi media sosial yang masih sebatas unggahan foto tanpa narasi yang terarah.

Untuk menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian menghadirkan workshop interaktif, sesi praktik, serta pendampingan langsung. Materi yang diberikan meliputi analisis positioning produk, penyusunan value proposition, pengembangan kemasan, pembuatan tagline, teknik storytelling, hingga strategi membuat caption yang menarik dan persuasif.

Baca Juga:  Dewan Unjuk Dukungan Dalam Upaya Pemkot Maksimalisasi UMKM Kalangan Disabilitas

Peserta juga diajak mengidentifikasi kembali keunggulan produknya masing-masing serta menyusun pesan utama yang ingin disampaikan kepada calon pelanggan. Dalam sesi ini, pelaku UMKM diperkenalkan pada konsep komunikasi merek yang lebih terstruktur agar pesan yang disampaikan mampu membangun kedekatan dengan konsumen.

Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan pelatihan membuat konten promosi menggunakan aplikasi Canva. Melalui praktik tersebut, UMKM didorong menghasilkan konten digital yang lebih menarik, konsisten, dan profesional sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen.

Perwakilan Telkom CDC Witel SBS, Taufik, menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan pelaku usaha saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan pemasaran digital yang terus berkembang.

“Kegiatan seperti ini memang dibutuhkan UMKM binaan kami. Selain mendapatkan materi, peserta juga bisa langsung mempraktikkan cara membangun identitas merek dan membuat konten promosi sesuai karakter usahanya masing-masing,” kata Taufik.

Salah satu peserta, Pancaningtyas, pemilik UMKM Lapanca, mengaku memperoleh banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut. Menurutnya, selama ini konten promosi dibuat secara sederhana tanpa memperhatikan aspek komunikasi merek.

“Saya jadi memahami bahwa pemilihan warna, desain, caption, hingga cara bercerita tentang produk sangat berpengaruh agar usaha lebih mudah dikenal masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan dengan durasi pendampingan yang lebih panjang sehingga pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih luas untuk mempraktikkan materi yang telah diperoleh.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Telkom University Surabaya menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi digital UMKM. Sinergi antara perguruan tinggi, dunia industri, dan pelaku usaha diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kompetitif, sekaligus mendorong UMKM tidak hanya bersaing dari sisi harga, tetapi juga melalui nilai, cerita, dan identitas merek yang kuat.

Pos terkait