
Surabaya, (DOC) – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Surabaya. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) PTMSI Kota Surabaya yang berlangsung di Hotel Leedon Surabaya, Sabtu (8/8/2026).
Usai terpilih, pria yang akrab disapa Cak Ji ini menegaskan bahwa langkah pertamanya adalah melakukan konsolidasi internal pengurus PTMSI Kota Surabaya. Ia menilai kepengurusan sebelumnya kurang mengakomodasi potensi tenis meja di Kota Pahlawan.
“Kemarin banyak pengurus yang tidak bisa mengakomodasi semua klub tenis meja di Surabaya. Dampaknya, atlet-atlet berprestasi tidak terekrut dan berpotensi frustrasi. Padahal sebagai insan olahraga, mereka ingin berkembang lebih tinggi. Punya kualitas bagus, tetapi tidak pernah diikutsertakan dalam seleksi,” ujar Armuji.
Cak Ji menekankan bahwa tenis meja adalah olahraga prestasi yang terukur secara objektif. Kurangnya transparansi organisasi pada periode sebelumnya dinilai menjadi pemicu migrasinya atlet-atlet berbakat Surabaya ke daerah lain, seperti Solo, Yogyakarta, hingga Malang.
“Anak-anak yang dibina sejak kecil di Surabaya, begitu memasuki usia 10 tahun ke atas, justru diambil daerah lain karena tidak mendapat ruang seleksi di sini. Ini menjadi PR besar kita,” tegasnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, PTMSI Kota Surabaya di bawah kepemimpinannya berkomitmen memulangkan para atlet asli daerah.
“Jika mereka masih ingin membela kota kelahirannya, tempat domisili orang tuanya, kita akan tarik kembali ke Surabaya. Ke depan, sistem seleksi atlet akan dilakukan secara transparan dan objektif dengan melibatkan seluruh klub yang terdaftar di KONI,” lanjutnya.
Selain pembenahan internal, Cak Ji melihat potensi besar dari tingginya antusiasme masyarakat terhadap tenis meja. Pembinaan atlet nantinya akan diperkuat melalui program diklat dan penggemblengan rutin, memanfaatkan popularitas tenis meja yang marak dimainkan hingga tingkat balai RW.
Seluruh langkah taktis ini disiapkan untuk menghadapi agenda olahraga terdekat, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2027.
“Target kita jelas, atlet tenis meja Surabaya harus mampu meraih medali emas pada Porprov Jatim 2027 mendatang,” pungkas Cak Ji.





